Tol Semarang Demak, Dapat Mengatasi Dua Masalah Sekaligus
Selasa, 13 Februari 2018 | 10:58 WIB

Dapat Mengatasi1KAMI apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR yang beberapa tahun terakhir ini menunjukkan komitmennya dalam pekerjaan infrastruktur di wilayah Jawa Tengah.

Tidak terkecuali proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak. Di satu sisi kehadiran jalan tol di jalur penghubung pantai utara (Pantura) Barat dan Pantura Timur memang sangat dibutuhkan untuk dapat meminimalisir kemacetan di jalan regular.

Di sisi lain pula, dapat menjadi solusi dalam menghilangkan banjir rob di jalur antara Kota Semarang hingga Kabupaten Demak. Terlebih lagi dari informasi terkini, jalur tol tersebut dibentangkan di tepian pantai.

Sehingga, baik langsung maupun tidak langsung dapat difungsikan sebagai tanggul penahan air pasang (rob) yang kerapkali bahkan dikatakan telah menjadi langganan di beberapa titik seperti di Kaligawe Kota Semarang.

Dari pandangan kami, ketika jalur tol sepanjang sekitar 20 kilometer dan 3 kilometer di antaranya dibangun sekaligus sebagai tanggul tersebut, setidaknya bisa mengurangi dua masalah besar yang selama ini memang dihadapi Pemerintah Kota Semarang yakni kemacetan dan rob.

Kami rasa dibangunnya jalur tol yang diperkirakan bakal menelan nilai investasi sekitar Rp 20 triliuri itu adalah pilihan tepat. Namun, jadi berkurang nilainya jika proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan, semisal dalam pengkonstruksiannya.

Itu sebenarnya yang menjadi penekanan. Tidak hanya pada proyek jalan tol Semarang-Demak, tetapi juga yang lainnya. Karena itu, diharapkan dalam proses pekerjaan infrastruktur di ruas tol tersebut perlu diawasi secara aktif.

Terakhir, semua upaya yang sedang dilaksanakan Kementerian PUPR terhadap Jalan Tol Semarang-Demak bakal efektif ketika bisa direalisasikan secara tepat guna dan tepat waktu. Jadi jangan sekadar memburu waktu yang harus terselesaikan di 2019, tetapi harus kedua unsur itu pula.

Djoko Setijowarno
Ketua Laboratorium Transportasi Unika Soegijapranata

â–ºTribun Jateng 13 Februari 2018

Kategori: