Ratusan Mahasiswa Unika Soegijapranta Disebar ke Belasan Desa di Kendal untuk Lakukan Ini
Selasa, 9 Januari 2018 | 8:37 WIB

TRB 8_01_2018 Ratusan Mahasiswa Unika Soegijapranta Disebar ke Belasan Desa di Kendal untuk Lakukan Ini

Mulai hari ini, Senin (8/1/2018), sekitar 185 mahasiswa Unika Soegijapranata dari berbagai program studi menjalankan program wajib mereka, yakni Kuliah Kerja Nyaata (KKN) pada semester gasal tahun akademik 2017-2018.

Di periode itu, mereka disebar di 14 desa yang berada di Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal. Selama 21 hari mereka bertempat tinggal dan menjalankan berbagai kegiatan bersama warga setempat.

"Di sana mereka hingga 28 Januari 2018 mendatang. Mereka akan menjalankan KKN Unika Soegijapranata bertajuk Talenta Pro Patria et Humanitate," kata Kepala Pusat Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Unika Soegijapranata Rudy Elyadi.

Kepada Tribunjateng.com, Senin (8/1/2018), dia mengutarakan, melalui tema besar itu, diharapkan mereka yang berasal dari berbagai program keilmuan dapat bekerja sama bersama tim yang telah dibentuk untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

"Itu sesuai motto universitas. Kami harapkan mereka dapat lebih fokus dan kompak dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat desa, yang juga bagian dari perwujudan mahasiswa serta universitas yang cinta tanah air dan kemanusiaan," katanya.

Rudy menambahkan, 14 desa di Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal sebagai tempat penempatan mereka dalam program KKN Unika Soegijapranata pada periode kali ini adalah Desa Getas Blawong, Pageruyung, Bangunsari, Tambahrejo, Gebangan, Parakan Sebaran, Kebo Ngembong, Surokonto Kulon, Surokonto Wetan, Petung, Pucakwangi, Pegergunung, Gondoharum, dan Krikil.

"Senantiasalah menjalin komunikasi secara baik dengan masyarakat, tim kelompok, maupun dosen pendamping. Itu semua demi teralisasikannya bentuk kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Cecilia Titiek Murniati.

Menurutnya, sinergi serta jalinan komunikasi secara baik itu pula dimaksudkan untuk menghindari adanya gesekan selama program tersebut dijalankan. Dari program KKN tersebut, pihaknya pun mengklaim ada manfaat lebih yang bakal didapat kelak ketika mereka lulus.

"Satu di antaranya melatih jiwa kepemimpinan, kemitraan, mengatasi problematik secara tepat tanpa masalah yang sedang dihadapi tiap individu maupun kelompok. Kami optimis dari program KKN ini, menjadi awalan positif bagi mereka kelak, termasuk saat memasuki dunia kerja," ucap Cecilia.

http://jateng.tribunnews.com

Kategori: