Ajak Keluarga Besar Unika Berbagi Damai Natal
Senin, 8 Januari 2018 | 12:30 WIB

WWS 8_01_2018 Ajak Keluarga Besar Unika Berbagi Damai Natal

Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubyatmoko, mengajak seluruh keluarga besar Unika Soegijpranata, bisa berbagi damai Natal kepada sesama dalam keberagaman.

Hal tersebut disampaikan dalam Misa Syukur Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, yang digelar di Auditorium Gedung Albertus Unika Soegijapranata, Bendhan Dhuwur, akhir pekan lalu.

"Kalau kita lihat definisi damai, seperti yang disampaikan dalam dialog dengan beberapa anggota keluarga Unika baik dosen, tenaga kependidikan maupun mahasiswa, ternyata damai Natal masih berorientasi dan terpusat dalam diri sendiri," paparnya dalam homili yang disampaikan kepada civitas akademika Unika.

Maka, sambungnya lagi, akan lebih baik jika damai itu, tidak hanya dalam diri sendiri. "Tetapi juga bisa muncul saat kita membangun relasi dengan orang lain," tambahnya. Menurutnya, damai Natal dengan semua umat manusia menjadi penting untuk menciptakan keharmonisan hidup dan kebersamaan, di tengah-tengah keberagaman yang ada di Indonesia.

"Keberagaman menjadi alat kekayaan untuk menciptakan harmoni kehidupan, seperti halnya alat musik. Alat musik itu kan sangat banyak dan berbeda, namun jika dimainkan dalam suatu orkestra maka akan terdengar alunan irama yang indah dan harmonis," tandasnya.

Dalam Misa Syukur tersebut, selain dipimpin oleh Selebran Utama Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubyatmoko, juga didampingi tiga Pastor Konselebran yakni Sekretaris Keuskupan Agung Semarang Romo Ignatius Triatmoko MSF, Sekretaris Yayasan Sandjojo Romo Raymundus Sugihartanto Pr dan Pastor Kepala Campus Ministry Unika Romo Aloysius Budi Purnomo Pr.

Wujud Nyata
Sementara itu, dalam perayaan Natal seusai misa syukur, Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr Ridwan Sanjaya, juga mengajak seluruh keluarga besar Unika Soegijapranata, untuk mewujudnyatakan seruan Gereja Katolik. Terutama untuk menghindarkan diri, dari berita bohong dan kebencian dalam berbagai komunitas masing-masing.

"Dorongan untuk menghindarkan diri dari berita palsu dan kebencian terus disuarakan Gereja, agar damai sejahtera yang berkuasa di dalam hati kita. Bagian kita adalah mewujudkan damai sejahtera Kristus melalui tin-dakan nyata yang bisa kita lakukan. Bukan hanya dalam merespons kondisi bangsa, tetapi juga dalam keluarga, tempat kerja, dan masyarakat di sekitar kita," terangnya.

Ditambahkan, lingkup yang lebih kecil dapat menjadi awal bagi perubahan dalam lingkup yang lebih besar. Unika Soegijapranata sebagai bagian dari masyarakat pendidikan, punya beban moral yang lebih besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, agar dalam kasih, kerendahan hati dan penuh ucapan syukur.

Perayaan Natal 2017 Unika yang mengangkat tema, "Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu dengan Semangat Transformasi Inspiratif di Tengah Keberagaman" ini, semakin meriah dengan tampilnya opera mini yang berisi pentas seni kebudayaan dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.

Pentas tersebut ditampilkan secara bersama-sama oleh para mahasiswa Unika yang berasal dari berbagai daerah sebagai wujud keberagaman, serta tampilan paduan suara siswa SD PL Don Bosco.

â–ºWawasan 8 Januari 2018, hal. 18

Kategori: