Unika Hadirkan Aplikasi Halo Alumni
Senin, 11 Desember 2017 | 8:14 WIB
Unika Soegijapranata menghadirkan aplikasi Halo Alumni bagi para alumni. Aplikasi itu diperuntukkan bagi alumni yang membutuhkan kampus, misalnya untuk legalisasi ijazah melalui gadget. Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya menuturkan, melihat fenomena para alumni yang telah lulus dan telah sibuk dengan pekerjaannya, sering kali mereka sulit untuk kembali ke almamater, padahal mereka sering butuh data dari almamaternya.

Karena itu, apabila mereka membutuhkan sesuatu dari almamaternya, mereka cenderung meminta tolong temannya bahkan titip informasi kepada adik tingkatnya. Intinya, jangan sampai berhubungan kembali dengan kampus karena berhubungan dengan kampus itu rumit dan mengeluarkan biaya.

Padahal, apabila para alumni punya gagasan yang positif dan cemerlang, tapi karena tidak terkoneksi sering kali hilang, padahal biasanya saat mereka bekerja sering kali muncul ide baru. ”Hal itulah yang kami inginkan agar Unika menjadi rumah bagi alumni yang sering dikunjungi meskipun tidak bisa secara fisik.

Rumah digital bagi alumni ini tidak hanya menjadi sarana berkomunikasi atau sekadar terhubung dengan alumni, tentu ada nilai tambah di situ,” kata Ridwan. Dalam ijazah saat ini, yang penting bukan sekadar ada capnya basah. Hal itu, menurutnya konvensional, karena yang terpenting saat ini ada verifikasi dan otentikasi. Dengan teknologi saat ini, kami memanfaatkan teknologi barcode untuk kebutuhan verifikasi.

”Aplikasi Halo Alumni juga kami isi dengan fasilitas crowdfunding. Dengan adanya fasilitas ini alumni bisa tahu dan mungkin bisa menjadi investor bagi start up yang dikerjakan oleh almamaternya,” tuturnya di sela prosesi Wisuda Periode III 2017, di Auditorium Gedung Albertus Unika Soegijapranata, akhir pekan lalu.

Selain itu, aplikasi tersebut juga menginformasikan mengenai kondisi terakhir di Unika. Seperti pekerjaan, sering kali para alumni membutuhkan universitas pada posisi entry level namun langkah selanjutnya mereka rata-rata mencari sendiri.

Padahal dengan menggabungkan banyak orang dalam satu aplikasi memungkinkan mendapatkan berbagi informasi. ”Misalnya di kantor di mana alumni berada sedang membuka lowongan kerja, baik dalam posisi entry level maupun middle level, mereka yang menginginkan peningkatan karier bisa menengok ke aplikasi Halo Alumni ini,” ujarnya.

Kehadiran aplikasi tersebut, imbuh Ridwan, sebagai upaya dalam menghadapi era inovasi yang ada di dunia perguruan tinggi. Sudah saatnya perguran tinggi masuk era teknologi informasi. Pada wisuda kali ini, Unika mewisuda 316 lulusan.

SM 11_12_2017 Unika Hadirkan Aplikasi Halo Alumni2

(►http://www.suaramerdeka.com, Suara Merdeka 11 Desember 2017)

Kategori: ,