Termotivasi Karena 2 Kakaknya
Rabu, 6 Desember 2017 | 8:16 WIB

Perjalanan yang ia lalui menjadi seorang wisudawan terbaik bukan jalan yang mudah, hal itu ia mulai dari kebimbangannya dalam menentukan ilmu yang ingin ia dalami. Pada saat mendaftar di Unika Soegijapranata, Maria cukup bimbang karena di satu sisi ia menyukai Bahasa Inggris sebelum menginjak masa kuliah, tapi di sisi lain ia tertarik untuk mendaftar di Psikologi karena baginya ilmu psikologi merupakan ilmu yang baru. Akan tetapi, akhirnya, Maria memilih untuk mendalami Sastra Inggris dengan tidak lepas dari dukungan orangtuanya. Maria pun juga mengakui bahwa motivasi baginya untuk memilih Unika Soegijapranata berasal dari pengalaman dan kualitas alumni yang dihasilkan karena 2 kakaknya yang telah menyelesaikan kuliah di Unika Soegiijapranata.

Selama kuliah di Unika Soegijapranata, Maria Carmelita Gunawan, wisudawan terbaik dari Fakultas Bahasa dan Seni yang meraih IPK 3,94, termasuk mahasiswa yang cukup aktif dalam mengikuti kegiatan kampus dan banyak menorehkan prestasi akademik maupun non-akademik. Pada bidang non-akademik misalnya, Maria menorehkan pencapaian dengan memimpin teman-temannya menjadi Ketua Badan Ekstekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni periode 2014/2015 dan menjadi anggota Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni pada periode 2015/2016.

Selain aktif berperan di organisasi mahasiswa kampus dan kepanitiaan, Maria juga mengasah bakatnya dengan mengikuti grup D’battlelogy (grup debat Fakultas Bahasa dan Seni Unika Soegijapranata). Di bidang ini, Maria juga menorehkan pencapaian tersendiri dengan menjadi finalis Asian English Olympics (event debat antar mahasiswa di Benua Asia) pada kategori Novice di Jakarta.

Di tengah sibuknya aktivitas, menurut Maria sudah selayaknya sebagai mahasiswa untuk bijak dalam membagi waktu untuk berkegiatan dan belajar. “Sebagai mahasiswa, kita harus tahu seberapa besar kesempatan yang bisa kita ambil dan di kepanitiaan, kita juga harus mengetahui apa saja pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita. Apabila itu semua sudah dilakukan, menurutku kedua hal itu bukan menjadi hal yang menakutkan karena di tiap harinya, kita bisa membagi pekerjaan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu” jelas Maria

Mengambil judul skripsi “A Study on Multimodal Online Slang and Its contribution to Language“, Maria mencoba meneliti gambar meme di internet dari segi bahasa. Dalam penelitiannya, Maria hendak mengungkap jenis tata bahasa yang digunakan dalam slang (bahasa gaul dalam Bahasa Inggris) karena tidak semua bahasa meme dapat digolongkan slang. Ia pun mengambil sampel meme yang beredar di media sosial whatsapp untuk digolongkan tata bahasanya apakah termasuk slang atau tidak. (Cal)

Kategori: ,