KESIBUKAN TAK MENGHALANGI
Selasa, 5 Desember 2017 | 12:55 WIB

Mahasiswa merupakan proses peralihan antara dunia pendidikan menuju ke dunia kerja, tak jarang mereka berusaha untuk aktif di berbagai kegiatan agar mendapatkan kemampuan softskill yang mumpuni. Namun mereka juga harus bisa memanage waktu antara kuliah dan organisasi, jika tidak, Indeks Prestasi lah yang menjadi taruhannya. Jika mampu memanage waktu kuliah dan organisasi dengan baik, maka dapat menghasilkan hal yang terbaik seperti salah satu calon wisudawan terbaik dari Program Studi Teknik Elektro, Yoga Ivandra Raharjo. Pria yang akrab disapa Yoga ini membuktikan bahwa organisasi dan kuliah mampu dijalani dengan porsi yang seimbang,

“Dulu saya di tahun yang sama ikut 3 organisasi yaitu HMJ Teknik Elektro, BEM Fakultas Teknik di periode yang sama yaitu 2014/2015 serta ikut Co-Trainer ATGW tahun 2014. Bahkan saya juga ikut mengampu ekstrakurikuler di Almamater saya, SMA Sedes Sapientiae Semarang di bidang robotik sejak awal semester 3 sampai semester 6. Saya menjalani prosesnya dengan menikmatinya, ada beberapa pertimbangan saya ikut berbagai kegiatan, salah satunya adalah untuk pengembangan diri juga sih,” cerita Yoga.

Mahasiswa Angkatan 2012 ini juga membuktikan keseriusannya dalam bidang akademik dengan tugas akhir yang berjudul “Implementasi MLPDS ½ λ pada Atmega 8535 untuk Aplikasi Inverter 5-Tingkat” ini yang dibawanya menuju seminar Nasional yang ada di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta bulan Juli lalu,

“Tugas ini sebenarnya berawal dari keinginan saya untuk membantu project penelitian dari dosen. Tugas akhir di Program Teknik Elektro sendiri memang bentuknya harus aplikatif dalam bentuk hardware dan perlu waktu untuk simulasi trial and error kemudian beranjak ke merakit alatnya, disanalah waktu pengerjaan yang cukup lama. Perlu waktu sekitar 3-4 bulan untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini. Ending dari tugas akhir ini saya juga mempublikasi hasilnya di Seminar Nasional yang berada di UGM beberapa bulan lalu.” ungkap pria kelahiran Semarang, 26 November 1994 ini.

Tak sekedar bercerita mengenai proses pengerjaan tugas akhirnya, Yoga juga mengaku kaget dan tidak menyangka akan menjadi wisudawan terbaik pada Periode III Desember ini. Menurut pemilik IPK 3,51 ini menyebutkan bahwa ia tidak pernah menargetkan untuk menjadi wisudawan terbaik ini, ia selalu memegang teguh pada proses yang dijalani selama proses berkuliah,

“Mungkin karena saya orangnya santai dan mengalir dalam menjalani kuliah ya, enjoy aja, dibawa senang setiap apa yang saya lakukan. Saya juga tidak menyangka bisa menjadi salah satu wisudawan terbaik karena saya tidak pernah menargetkan sesuatu dalam setiap apa yang saya lakukan. Yang terpenting adalah dijalani dan dinikmati jalannya mau seperti apa, yang pasti harus berkomitmen dengan apa yang dijalani dengan penuh percaya diri serta optimis, serta jangan melakukan hanya setengah-setengah. Saya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses pembuatan tugas akhir ini seperti dosen pembimbing serta dosen wali saya, Pak Slamet,” pungkasnya. (Ign)

Kategori: ,