Guru Besar Unika Gelar Syukuran bareng Ratusan Pemulung
Minggu, 10 Desember 2017 | 19:06 WIB

Aktivitas salah satu Guru Besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Prof Agnes Widanti, pada Sabtu (9/12), lain dari biasanya. Tepat pukul 11.00 WIB siang, ia mendatangi sekelompok pemulung yang berada di pojok Jalan Kolonel Sugiyono, Semarang.

Tak butuh waktu lama bagi Ketua Program Studi Magister Hukum Kesehatan itu untuk menyapa para pemulung yang ada di situ. Warga sekitar juga ikut berdatangan.

Kedatangan Agnes Widanti kali ini untuk mengajak para pemulung mengadakan syukuran dengan makan gratis sepuasnya di bilik warung terdekat.

“Saya ajak mereka (pemulung) makan-makan di sini sebagai wujud syukur atas kondisi Kota Semarang yang penuh kedamaian dan menjunjung tinggi sikap toleransi,” kata Agnes, saat berada di tengah kerumunan para pemulung.

Semula, ia terketuk hatinya tatkala melihat yang sedang mengais sampah di jalan raya tersebut. Melalui kerjasama dengan pegiat LBH Apik, ia kemudian memutuskan untuk menggelar syukuran di sana dua kali, yakni pada hari ini dan yang kedua pada 16 Desember nanti.

“Ini hanya bentuk rasa syukur seperti tradisi masyarakat Jawa pada umumnya,” terang Ketua Jaringan Peduli Perempuan dan Anak (JPPA) Jateng tersebut.

Agnes mengaku pada pekan depan akan mengundang Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk ikut syukuran di Jalan Kolonel Sugiono. Pastor dari Keuskupan Agung Semarang, Aloys Budi Purnomo juga akan ia libatkan pada pekan depan.

Ia pun berharap agar sang wali kota bisa menyempatkan diri hadir di acaranya untuk mendekatkan diri dengan para pemulung.

“Pemulung di sini pasti senang karena merasa disapa dan bisa bersyukur dalam bentuk apapun. Hari ini saja yang datang ternyata banyak sekali lho,” akunya.

Seorang pengepul rongsokan di Jalan Kolonel Sugiono, Samad mengaku senang dengan acara yang digagas Agnes Widanti. “Ada 160 pemulung yang diajak makan-makan gratis bersama beliau. Ini jadi kegiatan yang memanusiakan manusia,” kata Samad.

Selain makan gratis, pemulung setempat diberi bingkisan sembako untuk membantu perekonomian keluarganya.

(https://metrosemarang.com)

Kategori: ,