Unika Soegijapranata Kedatangan Dua Profesor Ahli Kecerdasan Buatan dari Taiwan
Kamis, 30 November 2017 | 17:12 WIB

TRB 29_11_2017 Belajar Deep Learning dari Profesor asal Taiwan, Unika Soegijapranata Bakal Kembangkan Hal Ini

Unika Soegijapranata Semarang kedatangan dua profesor dari Providence University Taiwan.

Keduanya menjadi dosen tamu dalam kuliah umum untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Unika Soegijapranata Semarang, Rabu (29/11/2017).

Kedua profesor itu adalah Prof Chen Lun Hung yang memberikan materi tentang Deep Learning dan Prof Yen Tu Tsai untuk Algoritma.

Ketersediaan mereka bagian dari program hibah Pemerintah Taiwan untuk para mitra perguruan tinggi di Taiwan.

Satu di antaranya adalah kampus yang berada di Jalan Pawiyatan Luhur IV Nomor 1 Bendan Dhuwur Kecamatan Banyumanik Kota Semarang itu.

Dekan FIK Unika Soegijapranata Erdhi Widyarto Nugroho mengutarakan, kehadiran kedua profesor itu berawal dari adanya tawaran program mengajar dari Pemerintah Taiwan melalui Providence University.

Kemudian pihaknya berusaha menyambutnya dan menyiapkan segala fasilitasnya.

"Ini gayung bersambut. Kami di Unika, khususnya di FIK pun sedang berupaya mendatangkan dosen-dosen tamu dari luar negeri untuk mau berbagi ilmu di sini. Kami memang sedang berupaya terus untuk menghidupkan nuansa internasional di sini, di Unika Soegijapranata," terangnya.

Erdhi berkata, nuansa-nuansa itu yang ke depannya akan terus digalakkan di kampus.

Para mahasiswa tak sekadar memperoleh bekal ilmu dari para dosennya, tetapi juga diberi kesempatan untuk bertatap muka dengan para ahli yang ada di kampus luar negeri.

"Nuansa-nuansa ini yang akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan. Berkait dengan kemitraan, selain konsep kuliah umum juga berupa pertukaran mahasiswa. Tidak hanya di perguruan tinggi Taiwan, tetapi juga di Filipina maupun Thailand," jelasnya.

Koordinator acara yang sekaligus dosen Teknik Informatika FIK Unika Soegijapranata Shinta Estri Wahyuningrum menambahkan, dalam hal kuliah umum pihaknya telah menargetkan pelaksanaannya paling sedikit adalah satu kali dalam satu semester.

"Itu rata-rata di awal masa perkuliahan. Adapun untuk kuliah umum tersebut, untuk materi tentang Deep Learning diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat I dan II Program Studi Teknik Informatika FIK dan Algoritma untuk mahasiswa tingkat III dan IV Prodi Sistem Informasi FIK," terangnya.

Shinta menyampaikan, dari berbagai topik yang disampaikan para dosen tamu tersebut, pihaknya pun bakal mengembangkan atau mengadaptasikannya di kampus tersebut, dalam perkuliahan terhadap para mahasiswanya.

"Misalnya terkait pengembangan analisis data, pengenalan pola kesehatan, hingga big game. Dari materi Deep Learning atau kecerdasan buatan tersebut, langkah awal yang dilakukan dimungkinkan adalah terkait data dan big game tersebut," ucapnya.

Rektor Unika Soegijapranata Semarang Ridwan Sanjaya mengurai, perkuliahan selama 36 jam tersebut merupakan kuliah tamu yang kedua di FIK.

Pihaknya pun sangat yakin jika kedua profesor tersebut bereputasi luar biasa di bidangnya.

"Terutamanya dalam hal publikasi ilmiah. Dalam setahun saja, keduanya ada sekitar 8 makalah yang telah dipublikasikan melalui jurnal internasional. Karenanya, kehadiran mereka sangat dinanti oleh kami. Kami pun berterima kasih karena telah diberikan kesempatan baik tersebut," paparnya.

Dia menjabarkan, selain kuliah tamu FIK juga telah membuat kesepakatan kuliah dua gelar dengan College of Computing and Informatics di Providence University Taiwan itu.

Masa studi yakni selama setahun di sana.

"Dan ini yang akan terus kami pertahankan sekaligus kembangkan di Unika Soegijapranata sebagai satu bagian dari kegiatan internasional yang sudah berjalan sejak 2010 silam. Selain pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi di prosiding maupun jurnal internasional akan terus dilaksanakan bersama mitra di luar negeri," ungkapnya.

(►http://jateng.tribunnews.com)

Kategori: