Service Learning FHK Unika Paparkan Hasil Temuannya
Rabu, 1 November 2017 | 14:13 WIB

Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Unika Soegijapranata pada hari Selasa (31/10) bertempat di ruang Teater, gedung Thomas Aquinas, telah mengadakan kegiatan Presentasi Service learning yang tujuannya untuk memaparkan hasil kegiatan mahasiswa dalam service learning yang telah selesai dilakukan dan diseminasikan oleh masing-masing kelompok dengan tema “Kebijakan dan Keberpihakan Terhadap Kelompok Yang Tersisihkan” kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait yang diundang dalam acara ini.

Ketua panitia kegiatan, Wahyu Aryono Nugroho menjelaskan,”Kami undang pihak pemerintah untuk mendengarkan hasil service learning yang dilakukan oleh mahasiswa, terutama yang terkait hukum perlidungan anak dan hukum pemerintah daerah, karena hasil service learning ini berkaitan dengan infrastruktur, kebijakan maupun political will dari pemerintah, sehingga membutuhkan perwakilan pemerintah untuk bisa mendengar secara langsung hasil yang kami temukan di lapangan,”ungkapnya.

“ Dalam service learning ini kami sebagai mahasiswa hukum memang terjun langsung ke lapangan untuk bisa menyaksikan sendiri apa yang terjadi di realitas sehingga bisa  membandingkan  peraturannya seperti apa dan dalam pelaksanaannya bagaimana. Disamping itu kegiatan service learning ini juga menuntut kami untuk melayani dimana dari peraturan serta penerapannya ada kesenjangan atau tidak, lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mengikis kesenjangan itu. Nah salah satunya adalah dengan mempertemukan antara apa yang kami temukan di lapangan dengan pemangku kebijakan itu sendiri,”ucapnya.

Turut hadir dalam acara presentasi service learning ini perwakilan dari dinas sosial dan kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kota Semarang. Dari kegiatan ini tampak sekali bahwa pemerintah kota Semarang melalui dinas terkait secara serius ingin bekerja sama dengan banyak pihak untuk menyelesaikan persoalan yang muncul di masyarakat. Perwakilan dinas yang hadir juga mengapresiasi kegiatan service learning ini, karena para mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapat dan dapat menangkap apa yang disampaikan serta akan segera meninjaklanjuti secepatnya.

“Meskipun yang hadir hanya dua dinas saja tetapi dalam menanggapi hasil-hasil yang disampaikan dalam acara service learning ini, dua dinas ini langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait sehingga kami mendapatkan jawaban-jawaban mengenai service learning yang kami lakukan, antara lain sekitar bulan April atau Mei tahun depan salah satu hasil service learning kami akan direalisasikan oleh dinas terkait yaitu penerangan jalan di sekitar jalan pawiyatan luhur yang meliputi penerangan jalan dari GOR Jatidiri sampai dengan jalan sekitar kampus UNTAG,” imbuh Wahyu.

Sementara itu salah satu peserta seminar, Lukas Febrisetyo Laksono juga menyatakan apresiasinya dengan pelaksanaan kegiatan service learning ini,”Dengan kegiatan ini mahasiswa jadi lebih tahu tentang masalah yang muncul dan dihadapi masyarakat serta pemerintah dewasa ini, mulai dari penanganan anak jalanan dan perlindungan anak  sampai dengan penerangan jalan, halte bus, juga fasilitas umum lainnya. Disamping itu melalui kegiatan ini kami bisa membangun rasa peduli dan saling berbagi terutama bagi mereka yang dalam masyarakat tersisihkan.” (Fas)

Kategori: ,