Mahasiswa FTP Unika Raih Juara II Karena Ciptakan Rice Crackers Jamu
Rabu, 8 November 2017 | 12:16 WIB

2 mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unika Soegijapranata, Ruth Jeane dan Ira Yuliani membuat inovasi baru dalam pemanfaatan produk jamu untuk makanan. Jika biasanya jamu dikonsumsi dalam bentuk cair ataupun bubuk, maka dalam inovasinya, produk jamu dapat digunakan sebagai bahan pembuatan makanan Rice Crackers yang lebih modern. Atas inovasi tersebut, keduanya baru saja memperoleh Juara 2 dalam National Foodpreneur Competition Utilizing a Good Processing Technology to Change Consumers Perception of Processed Food” yang diadakan oleh Universitas Pelita Harapan, Tangerang pada hari Kamis (2/11). Di samping itu, penghargaan lain juga disabet oleh Ira Yuliani sebagai Best Presenter dalam ajang yang sama.

Sempat Ada Kendala

Berawal dari keinginan untuk mencoba atmosfer baru dalam perlombaan, keduanya mantap mengikuti lomba tersebut meskipun ada kendala yang dialami. Hal ini pun diakui Ruth Jeane, yang semula ingin mengadakan penelitian mengenai bahan ekstrudat. Akan tetapi, karena suatu masalah, keduanya memutuskan untuk beralih ke topik Rice Crackers dengan judul “Gala Rice Cracker, Cara Baru Menikmati Jamu Tradisional Beras Kencur

“Dalam inovasi yang kami buat, kami mencoba menggantikan bahan air dalam pembuatan makanan Rice Crackers dengan Jamu Beras Kencur” tutur Ira Yuliani

“Dibandingkan dari produk Rice Cracker sebelumnya yang hanya menggunakan campuran bahan Tepung Beras dan Air. Kami mencoba untuk mengubah persepsi konsumen bahwa produk jamu tradisional bisa dikonsumsi dengan cara yang berbeda. Jika biasanya jamu tradisional hanya bisa dikonsumsi dengan cara diminum, kami mencoba berinovasi dengan mengganti wujud jamu menjadi padatan. Apabila dikonsumsi dalam produk Crackers, bahan jamu dapat dikonsumsi tidak dengan cara diminum melainkan dikunyah” tutur Ruth Jeane.

Punya Kelebihan Dan Sensasi Baru

Menurut Ira Yuliani, inovasi ini muncul karena selama ini produk jamu hanya bisa dikonsumsi dengan cara diminum sekalipun dalam bentuk serbuk juga harus diseduh. Cara tersebut saat ini dinilai telah mengurangi nilai kenyamanan bagi konsumen karena tidak mudah dibawa dari bentuknya yang cair. Selain itu, faktor umur simpan jamu dalam bentuk cair yang pendek juga menginovasi keduanya untuk membuat terobosan baru.

“Bagi kami, penggunaan produk jamu dalam pembuatan Crackers dipilih karena Crackers memiliki rasa yang renyah sehingga dapat memberikan sensasi baru dalam cara mengonsumsi jamu” tutup Ira. (Cal)

Kategori: ,