KMDGI 12: “Kesetaraan”
Senin, 13 November 2017 | 8:58 WIB


Pada Mulanya Kriyasana Mahasiswa Desain Grafis Indonesia atau KMDGI merupakan forum untuk berkumpul, bertukar pikiran, berdiskusi dan apresiasi konsep kekaryaan/konsep kreatif antar mahasiswa desain grafis se-Indonesia. Forum KMDGI sudah diadakan sejak tahun 1993, dengan agenda kegiatan setiap 2 tahun sekali. Secara bergiliran KMDGI diadakan di perguruan tinggi yang berbeda. Melalui forum KMDGI ini diharapkan para mahasiswa desain grafis mampu menjadi ujung tombak pergerakan dunia desain grafis/desain komunikasi visual di Indonesia.

KMDGI pertama kali diadakan di Universitas Trisakti, pada tanggal 10-13 September 1993 dan diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Desain Universitas Trisakti. Para peserta delegasi yang mengikuti acara tersebut adalah perwakilan dari 3 Universitas yaitu Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Trisakti, Universitas Udayana dan 3 Institut yaitu ISI Yogyakarta, ITB dan IKJ.

Serba – Serbi

Ratusan anak muda dengan pakaian berwarna-warni turun dari bus mereka masing-masing  yang baru saja diparkir di kompleks UTC Semarang pada 2 November kemarin. Keberagaman tampak dari warna baju yang mereka pakai sebagai identitas kelompoknya. Meskipun datang dari macam latar belakang dan warna, keakraban tetap terjalin lewat tegur sapa dan tawa yang  mereka lemparkan satu sama lain. Mereka adalah para delegasi mahasiswa desain grafis yang datang dari berbagai Universitas di Indonesia, secara keseluruhan ada sekitar 52 delegasi yang hadir. Kedatangan mereka kali ini dalam rangka menghadiri Kriyasana Mahasiswa Desain Grafis Indonesia atau KMDGI. Acara ini merupakan gelaran ke 12 sekaligus lanjutan dari tradisi 2 tahunan anak-anak desain grafis se-Indonesia untuk berkumpul guna membahas, membagi dan menampilkan konsep-konsep desain dalam bentuk pameran karya. Pada gelaran kali ini, Progdi DKV Unika Soegijapranata mendapat kehormatan sebagai tuan rumah. Karena bertempat di kota Semarang, acara ini juga mengambil maskot yang turut mengangkat kota Semarang, yaitu Warak Ngendog. Warak Ngendog adalah hewan mitologi yang dipercaya oleh masyarakat Semarang sebagai simbol dari persatuan 3 etnis yang sudah hidup berdampingan sejak lama di kota Semarang. Warak Ngendog adalah hewan dengan kepala naga, yang mewakili etnis Tionghoa, bertubuh daru buraq, yang mewakili etnis Arab dan umat muslim, serta berkaki kambing, yang mewakili etnis Jawa.  Pengambilan maskot ini juga tak lepas dari tema yang diangkat oleh KMDGI 12 sendiri, yaitu kesetaraan.

“Semoga KMDGI 12 ini bisa menciptakan momentum di mana DKV itu bisa aware di mata masyarakat, bisa dikenal sama masyarakat, dan bisa berkolaborasi untuk menciptakan karya yang bisa berguna untuk masyarakat,” tukas Nuse, mahasiswa DKV angkatan 14 sekaligus ketua acara KMDGI 12.

Kesetaraan merupakan hal yang sangat krusial akhir-akhir ini. Menyikapi hal ini, KMDGI selaku pemersatu mahasiswa kreatif visual mencoba menciptakan karya-karya yang yang mampu memberikan solusi, terutama mengenai kesenjangan yang ada di masyarakat.

Kolaborasi

Ada yang berbeda dari gelaran KMDGI kali ini, pada kesempatan ini KMDGI menggandeng KREAVI selaku media yang biasa menjembatani para pelaku kreatif visual dengan organisasi dan industri yang membutuhkan jasa dan tenaga kerja kreatif. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan para pelaku kreatif visual di Indonesia dapat memiliki wadah dan koneksi yang luas di dunia visual kreatif demi memajukan industri kreatif di Indonesia.

“Pada KMDGI kali ini kita berkolaborasi dengan KREAVI, selaku platform kreatif di Indonesia. Pada edisi kali ini, kolaborasi kita bertujuan untuk membuat hal yang baru. Di sini, walaupun KMDGI sebagai tuan rumah yang memegang setir, kita juga butuh partner yang bisa menciptakan set play, aplikasi dan website untuk KMDGI sendiri,” terang Nuse.

Antusiasme pada acara ini juga tampak dari puluhan stand yang turut. Total ada 122 stand yang ikut andil, yang terbagi dalam beberapa kategori, yaitu 47 stand pameran karya dari delegasi, 30 stand merchandise dari pelaku kreatif, dan 25 stand makanan dan minuman yang terbagi di sisi kanan dan kiri Ballroom.

Jumlah pengunjung KMDGI 12 kali ini mencapai 9.000 orang. Acara ini berlangsung pada tanggal 2 sampai 4 November 2017.

Selanjutnya, KMDGI 13 akan diselenggarakan di kota Padang. Nantikan keseruannya! (SAK/NUSE)

Kategori: ,