Doktor Ilmu Gizi Dari Taiwan Jadi Pembicara di FTP Unika
Selasa, 14 November 2017 | 10:02 WIB

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unika Soegijapranata baru saja mendapat kunjungan dari Dr. Yaolin Weng seorang asisten profesor dari Food and Nutrition Science Department, Providence University, Taiwan. Selain memberikan kuliah mengenai Ilmu Gizi, Dr. Yao juga memberikan Workshop Designing NutritionEducation & Counseling Program” dari Jumat (10/11) hingga Sabtu (11/11) bertempat di Ruang Oval Gedung Albertus Lantai 2.

Seminar terbagi menjadi 6 sesi yang terdiri dari Determination of Food Choice and Dietary Change; Elements of Contributing to Nutrition Education Process; Design Effective Nutrition Program; Understand Your Client; Framework for Understanding and Attaining Before Changes; Motivational Interviewing.

Tidak hanya membahas mengenai Ilmu Gizi, Dr. Yaolin juga memberikan materi mengenai arti dari sinyal non verbal seperti misalnya mempertahankan mata saat berbicara dengan orang lain yang mengisyaratkan bahwa seseorang menikmati percakapan tersebut. Berbeda halnya ketika seseorang menyilangkan kakinya dan mengalihkan pandangan dari lawan bicara yang menandakan ada ketakutan dan kurang tertarik terhadap topik yang dibicarakan. Kecepatan berkata juga menjadi tanda bahwa seseorang tengah bingung dan takut.

Fase Perubahan Tingkah Laku Diet

Dijelaskan pula tentang 6 fase yang membentuk siklus perubahan tingkah laku seseorang saat diet antara lain : Precontemplation, Contemplation, Preparation, Action, Maintenance, Relapse.

“Pada tahap Precontemplation, seseorang tidak merasa ada masalah dalam dirinya sehingga merasa tidak perlu mengubah perilaku makannya. Sedang pada tahap Contemplation, seseorang mulai menyadari masalah dalam tubuhnya misalnya saja sakit dan mulai menyadari ada yang harus diubah tapi orang tersebut masih sekedar tahu serta belum ada kesadaran untuk menanggulangi. Adapun pada tahap Preparation, seseorang sudah tahu ada masalah dan sudah ada niat untuk melakukan sesuatu demi menanggulangi masalah tersebut. Selanjutnya dalam tahap Action,  seseorang sudah mulai bertindak untuk melakukan perubahan. Lalu pada tahap Maintenance, merupakan tahap dimana perubahan tingkah laku terus dirawat dan dilakukan secara berkelanjutan dan tahap berikutnya adalah Relapse, yaitu seseorang kembali ke perilaku awal sebelum adanya perubahan tingkah laku. Untuk selanjutnya, perubahan tidak lagi dari tahap Precontemplation dan bisa jadi langsung dari tahap Preparation” kata Dr. Yaolin.

Perlu Strategi Dalam Fase Perubahan Tingkah Laku Diet

“Pada saat melalui beberapa fase perubahan tingkah laku, terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan misalnya saja saat seseorang berada pada fase Precontemplation, orang tersebut dapat didorong untuk memikirkan kembali perilaku yang dijalani saat ini dengan menjelaskan risiko dari perilaku yang dipilih misalnya saja menjelaskan risiko dari pola makan yang tidak teratur. Pada saat seseorang memasuki fase Contemplation, strategi yang dapat diterapkan adalah mempertimbangkan pro dan kontra dari perubahan perilaku yang akan dipilih serta menegaskan kesiapan untuk berubah. Saat kita berada pada fase Preparation, saya sarankan untuk menulis tujuan dari perubahan perilaku yang dipilih dan menuliskan rencana Action yang dipilih. Sedangkan saat kita memasuki fase Relapse, kita dapat mengidentifikasi penyebab utama terjun ke fase Relapse dan saat itu pula kita dapat meyakinkan kembali tujuan dan komitmen kita saat memilih untuk berubah” tutup Dr. Yaolin. (Cal)

Kategori: ,