Yudi Latief Ajak Mahasiswa Unika Lebih Cinta Pancasila
Senin, 2 Oktober 2017 | 16:00 WIB
CINTA PANCASILA - Yudi Latief saat berpidato mengajak mahasiswa mencintai Pancasila dasar Negara Indonesia di Sport Hall Unika Soegijapranata, Senin 2 Oktober 2017

CINTA PANCASILA – Yudi Latief saat berpidato mengajak mahasiswa mencintai Pancasila dasar Negara Indonesia di Sport Hall Unika Soegijapranata, Senin 2 Oktober 2017

Yudi Latief mengajak mahasiswa Unika Soegijapranata untuk mencintai Pancasila dan keberagaman yang ada di Republik Indonesia, Senin (2/10/2017)

Ajakan untuk mencintai Pancasila sebagai dasar keberagaman di Negara Indonesia disampaikan di kuliah umum dengan tema ‘Menguji Pancasila Dalam Konteks Keberagaman’.

Kuliah umum tersebut diselenggarakan di Sport Hall UnikaSoegijapranata dan diikuti sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai jurusan.

Cendekiawan dan aktivis di bidang keagamaan dan kenegaraan, Yudi Latief mengatakan keberagaman yang Indonesia miliki jangan menjadi sumber perpecahan bangsa.

“Keberagaman yang Indonesia miliki jangan digunakan untuk saling membunuh, saling memaki dan saling menghujat. Jadilah sebagai alat untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi,” ujar Yudi Latief.

Ia menambahkan perguruan tinggi yang dahulu sebagai tonggak perubahan kini perlahan mulai hilang.

“Perguruan tinggi sekarang hanya mengejar statistik dan ilmu, kurang menanamkan ilmu kebangsaan kepada mahasiswanya. Kecerdasan matematika, kecerdasan musikal, kecerdasan di berbagai ilmu tidak akan banyak membantu jika mahasiswa tidak memiliki kecerdasan kebangsaan,” papar Yudi Latief Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia.

Maka dari itu pancasila harus dijunjung tinggi. Tanpa adanya Pancasila, Negara Indonesia akan terpecah belah.

Akademisi dari Unika Soegijapranata, Budi Widianarko merasa mahasiswa kurang serius dalam menjiwai Pancasila.

“Ini tamparan keras bagi pemuda Indonesia. Banyak mahasiswa yang kurang khusuk dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mahasiswa harus ingat perjuangan dari para pejuang Negara Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan ini. Indonesia sekarang milik para pemuda maka para pemuda harus bisa mencintai Pancasila,” tegas Budi.

(►http://jateng.tribunnews.com)

Kategori: