Unika Kembali Tambah Guru Besar
Senin, 16 Oktober 2017 | 9:19 WIB

SM 14_10_2017 Unika Kembali Tambah Guru Besar

Unika Soegijapranata kembali menambah satu guru besar yakni Prof Dr Ir Slamet Riyadi MT. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan pengangkatan Guru Besar atau Profesor berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Surat keputusan tersebut diserahkan Koordinator Kopertis VI Jateng Prof Dr DYP Sugiharto kepada Wakil Rektor I Unika Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD di kantor Kopertis VI, baru-baru ini . "Ini merupakan hasil capaian gelar akademik tertinggi yang berhasil diraih oleh Prof Dr Ir Slamet Riyadi MT yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unika Soegijapranata," jelas Cecilia.

Koordinator Kopertis VI Prof Dr DYP Sugiharto berharap dengan diterimanya Surat Keputusan Guru Besar atau Profesor dapat meningkatkan warna atmosfir akademik di kampus masing-masing. Lebih dari itu, bisa menjadi virus yang memudahkan dan mengakselerasi para pendidik yang sedang mengajukan permohonan pengurusan jabatan akademik yang lebih tinggi.

Jaga Integritas
"Sebagai guru besar diharapkan turut menjaga integritas pendidikan supaya tetap terjaga dengan baik serta memberikan karya yang terbaik," jelasnya.

Sementara itu Cecilia mengungkapkan 2017 merupakan tahun yang memiliki arti tersendiri bagi seluruh civitas academica Unika Soegijapranata. Dalam tahun ini Unika berhasil berhasil menambah 2 guru besar yakni Prof Ridwan Sanjaya dan Prof Slamet Riyadi.

"Dengan melihat hasil capaian yang telah kami miliki membuktikan bahwa apabila seorang dosen dalam pelaksanaan tugas maupun pelaksanaan Tri Darma perguruan tinggi dilakukan dengan baik, pasti akan mendapatkan penghargaan," jelasnya.

la juga berharap Prof Slamet akan memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi, misalnya menginspirasi rekan-rekan dosen lainnya untuk menulis di jurnal intemasional serta mendorong mereka mengejar jabatan akademik tertinggi.

Sejak dikeluarkannya Surat Keputusan pengangkatan tersebut, Slamet Riyadi masuk dalam urutan ke-72 dari total jumlah 75 profesor atau guru besar di Kopertis VI.

(â–ºSuara Merdeka 14 Oktober 2017, hal 22)

Kategori: