Sarapan Suap-Menyuap dalam Kasih – Kaderisasi CM #7
Senin, 9 Oktober 2017 | 8:47 WIB

Sarapan Suap-Menyuap dalam Kasih

BANDUNGAN– Ada yang unik dan istimewa pada saat sarapan di hari kedua kaderisasi pengurus OMK Campus Ministry Unika Soegijapranata , Sabtu (07/10/2017). Secara acak para peserta mendapatkan pasangan untuk saling menyuapkan saat sarapan.

Suap-menyuap dalam kasih bukan suap-menyuap dalam korupsi ini terjadi untuk menghayati pelayanan sepenuh hati secara sederhana. Mereka berpasang-pasangan, ada yang laki dan perempuan, ada yang laki dan laki serta ada pula yang perempuan dan perempuan. Tentu, pasangan itu melulu sebatas saat sarapan, bukan untuk maksud yang lain.

Tujuannya adalah menghayati secara sederhana pelayanan penuh komitmen juga kepada orang lain yang baru dikenal. Awalnya mereka tampak malu-malu, namun lama kelamaan mereka menjadi akrab dan bisa saling melayani dengan cara menyuapkan nasi secara penuh kasih.

Ambil contoh pasangan antara Rei dan Ellen (laki perempuan) atau pasangan Aldo dan Pandu (sesama laki-laki). Masing-masing pasangan duduk saling berhadapan lalu saling menyuapkan nasi dan lauk dengan menggunakan sendok.

Dengan praktik sederhana itu, para peserta diajak untuk saling melayani sepenuh hati. Kecuali itu mereka juga diajak untuk menhayati persaudaraan dan persahabatan di antara mereka. Ketiga, mereka diajak untul bersabar melayani satu terhadap yang lain sebab ada yang cara mengunyah dan menelan nasi begitu lama sehingga juga lama selesai makannya. Tetapi, ada pula yang cepat sehingga makan pun cepat selesai.

Prinsipnya, mereka diwajibkan saling melayani sambil tersenyum tidak boleh sambil cemberut. Juga penting diperhatikan, semua dilakukan dalam sikap saling menghormati bukan dengan saling melecehkan.

Dengan cara itulah mereka belajar saling melayani sepenuh hati dan cinta. Cqra sederhana, namun penuh makna dan memberi kesan istimewa di antara mereka. Mereka pun semakin akrab dan saling kenal sebagai saudari-saudara. (bersambung)

(►http://id.beritasatu.com)

Kategori: