Misa HUT ke-16 Campus Ministry Soegijapranata, Hanya Tuhan Saja Cukuplah!
Senin, 16 Oktober 2017 | 13:29 WIB

Beritasatu 15_10_2017 Misa HUT ke-16 Campus Misintry

Sedikitnya 150 peserta yang terdiri dari para mahasiswa-mahasiswi, suster dan para tamu undangan mengikuti Perayaan Ekaristi dalam rangka HUT ke-16 Campus Ministry Unika Soegijaptanata Semarang, Sabtu (14/10).

Romo Aloys Budi Purnomo sebagai Pastor Kepala Kampus Ministry mempersembahkan Misa tersebut yang diselenggarakan di Kapel St. Ignatius Unika Soegijapranata.

Dalam Misa juga dilaksanakan pelantikan dan pemberkatan pengurus Orang Muda Katolik (OMK) dan Putra-Putri Altar (PPA) Campus Ministry.

Dengan mengambil rumus Hari Minggu Biasa XXVIII, Misa disemarakkan oleh Campus Ministry Choir. Bacaan-bacaan yang diwartakan sesuai dengan tema perayaan "Tuhan Saja Cukup" (Bahasa Spanyol: Solo Dios Basta).

“Tema itu merupakan semangat dan spiritualitas yang dihayati oleh St. Teresa Avilla yang menjadi nama pelindung Campus Ministry dan juga menjadi patron untul Asrama Putri (Dormitory) Unika Soegijapranata,” kata Romo Budi dalam keterangannya.

Hanya Tuhan saja cukuplah! Begitulah dalam homili/kotbah Romo Budi menjelaskan makna solo Dios basta! “Bila kita mengandalkan Tuhan, segala perkara dapat kita tanggung dalam Dia sebab Tuhanlah kekuatan kita (bacaan II dari Filipi 4:12-14.19-20). Kita mengandalkan kekuatan Tuhan, sebab Tuhan sendirilah yang menjamin kehidupan kita. Perjamuan kesejahteraan dihidangkan. Berkat berlimpah dicurahkan,” papar Romo Budi.

Namun, lanjut Romo Budi, berkat dan perjamuan tak hanya dinikmati sendiri melainkan juga dibagikan untuk sesama terutama mereka yang membutuhkan perhatian.

Itulah salah satu tugas yang dipercayakan kepada para Pengurus Campus Ministry, khususnya OMK dan PPA yang dilantik dalam Misa tersebut. Menurut Romo Budi, hal yang sama juga dipesankan oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko dalam Surat Gembala Hari Pangan Sedunia yang dibacakan pada tanghl 14-15/10/2017 di gereja-gereja se-Keuskupan Agung Semarang.

Kepada para pengurus dan seluruh hadirin, Romo Budi memaknai Surat Gembala tersebut dalam konteks kampus. Membangum gizi keluarga kampus tak hanya bersifat material melainkan juga spiritual. Itulah tugas Campus Ministry, yakni menyediakan "gizi rohani" di civitas akademika Universitas Katolik Soegijapranata. Pengurus dan tim Campus Ministry harus siap mengupayakan pelayanan sebagai bentuk membangun gizi rohani di kampus.

“Tugas itu hanya bisa dijalankan bila kita sungguh mengandalkan kekuatan Tuhan. Solo Dios basta! Tuhan saja cukuplah! Semoga demikianlah!,” pungkas Romo Budi.

(►http://www.beritasatu.com)

Kategori: