Membangun Kecintaan Kaum Muda pada Budaya Tradisional
Selasa, 24 Oktober 2017 | 8:36 WIB

SM 24_10_2017 Membangun Kecintaan Kaum Muda pada Budaya Tradisional

Untuk lebih menumbuhkan kecintaan kaum muda terhadap budaya tradisional Indonesia, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kembangtaru Unika Soegijapranata mengadakan Seminar “Seni Tradisional Nusantara Zaman Kini” pada Sabtu lalu, bertempat di ruang Theater Gedung Thomas Aquinas Lantai 3.

Seniman tradisional Didik Hadiprayitno atau yang akrab disapa Didik Nini Thowok mengatakan, bahwa ada banyak kasus yang terjadi dengan kebudayaan Indonesia, diantaranya yaitu punahnya kebudayaan tradisional sebagai akibat dari kurangnya minat generasi penerus pecinta kebudayaan tradisional.

“Kalau seni tradisional khususnya seni tari yang saya geluti jaman sekarang memang sudah banyak yang punah karena generasi penerus atau peminatnya sudah berkurang dibanding jaman dulu. Anak jaman sekarang kan terpengaruh modernisasi dan globalisasi, itu tidak bisa kita elak dan ada image yang menganggap bahwa seni tradisional itu kuno atau jadul," kata Didik.

Ia mencontohkan, kebudayaan seni tradisional yang sudah punah karena tidak adanya generasi penerus yaitu kebudayaan Joget Jabung dari daerah Gemawang. Selain menceritakan adanya kasus kebudayaan yang punah, Didik juga menceritakan ada kebudayaan yang diklaim menjadi milik negara lain.

“Kemarin ada yang marak memberitakan bahwa di Malaysia ada kuda lumping, wah itu heboh sampai ada yang mau menuntut tapi kita juga kurang memberikan penghargaan kepada seni tradisional,” tegas Didik.

Sebagai wujud keprihatinan bersama, Didik mengajak kurang lebih 100 mahasiswa peserta seminar untuk mempelajari dan memahami berbagai budaya seni tradisional Indonesia khususnya seni tari karena Indonesia kaya akan berbagai macam kebudayaan sehingga diharapkan dalam diri mahasiswa akan tumbuh kecintaan dan kebanggaan serta rasa memiliki budaya sendiri.

Regina Riski selaku ketua panitia seminar, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa seminar ini merupakan forum bersama untuk para mahasiswa dalam mencermati kebudayaan tradisional yang semakin hari semakin tergerus arus globalisasi.

“Seminar ini merupakan wadah untuk kita semua dalam mencermati kebudayaan tradisional yang selama ini tergerus oleh arus globalisasi. Selain itu acara ini juga merupakan event awal yang digelar oleh Unika untuk memberikan suatu bekal ilmu bidang seni khususnya seni tari” ujar Regina.

Senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaaan Unika, Dr V Kristina Ananingsih ST MSc, kebudayaan tradisional Indonesia banyak dipelajari oleh orang-orang luar negeri seperti misalnya para mahasiswa darmasiswa Unika yang berasal dari Amerika. Satu diantara tujuan mereka datang ke Indonesia adalah untuk mengenal budaya dan belajar gamelan.

(►http://www.suaramerdeka.com)

Kategori: