LPPM Unika bekali Mahasiswa Sebelum Terjun KKU
Senin, 2 Oktober 2017 | 17:55 WIB

Kuliah Kerja Usaha (KKU) Unika periode gasal tahun ajaran 2017/2018 tidak lama lagi akan terselenggara mulai 2 oktober 2017 hingga 3 bulan kedepan. Berkaitan dengan akan diadakanya KKU tersebut, maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika melalui unit Pusat Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Unika menyelanggarakan kegiatan “Pembekalan Kuliah Kerja Usaha” pada hari Kamis (28/9) dan Jumat (29/9). Pembekalan KKU ini diselenggarakan di ruang theater gedung Thomas Aquinas Lantai 3 dan diikuti oleh 212 mahasiswa peserta KKU, para Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan Asisten Pendamping Lapangan  (APL), dan para koordinator wilayah mitra KKU.

Kepala Pusat Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Unika , Rudy Elyadi, SE., MM menjelaskan acara yang berlangsung selama 2 hari ini membahas 2 materi yang berbeda. pada hari pertama mahasiswa akan mendapatkan materi seputar pelaksanaan KKU. Dan pada hari kedua mahasiswa akan bersatu dalam kelompok dan mengikuti program dinamika kelompok yang diselenggarakan oleh Tim P3M Unika yang bekerjasama dengan Tim Sunrise Fakultas Psikologi Unika.

Pada hari pertama pelaksanaan Pembekalan KKU, Tim P3M Unika menyampaikan 3 mater, diantaranya membahas : (1) pelaksanaan KKU beserta dengan peraturan dan evaluasi kegiatan KKU, (2) materi memanajemen usaha kecil yang baik dan (3) cara bagaimana melakukan inovasi dalam suatu usaha. Namun dari ketiga materi tersebut, Tim P3M Unika lebih menekankan pada materi ketiga yakni melakukan inovasi dalam suatu usaha. Menurut Rudy, materi inovasi dalam usaha ini menjadi penting agar semua UMKM bisa semakin baik.

“Dengan adanya materi inovasi ini harapannya UMKM di Indonesia bisa semakin maju, semakin kuat dan semakin membaik. Dan kami juga berharap jika usaha semakin maju maka bisa memanfaatkan lembaga keuangan,” ungkap Rudy.

Pentingnya inovasi dalam usaha ini juga disampaikan oleh salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika, Menik Srining Prapti, SE., M.Si yang kebetulan pada hari pertama pembekalan diberikan kepercayaan untuk menyampaikan materi inovasi dalam usaha. Menurut Menik, inovasi menjadi sangat penting agar suatu usaha bisa bertahahan atau bahkan bisa memenangkan persaingan usaha yang semakin ketat.

“Persaingan bisnis sekarang itu harus fokus berinovasi supaya tetap bisa bertahan dalam persaingan atau bahkan memenangkan persaingan,” ungkap Menik.

Leadership Dan Manajemen Konflik

Selanjutnya pada hari kedua pembekalan KKU (Jumat, 29/9), Tim P3M Unika bekerjasama dengan Tim Sunrise Fakultas Psikologi Unika menyampaikan beberapa materi dalam bentuk game. Materi tersebut antara lain : leadership , komunikasi yang baik dalam kelompok dan manajemen konflik kelompok. Rudy berharap dengan adanya materi yang dikemas dalam bentuk game ini bisa mengakrabkan para anggota kelompok dan bisa membangun tim yang lebih solid.

“ Mereka kan berasal dari berbagai program studi, maka kita adakan dinamika kelompok. Dinamika kelompok ini bertujuan untuk  menyatukan persepsi dan kami juga berharap kepada mereka supaya dalam waktu sempit ini bisa bekerja dalam kelompok dengan baik dan solid. Acara yang dipandu oleh Tim Sunrise Fakultas Psikologi Unika menyampaikan materi tentang leadership, komunikasi dalam kelompok, dan manajemen konflik kelompok. Dalam kelompok itu kan tidak mungkin tidak ada konflik, nah adanya sesi ini diharapkan konflik tidak memecah anggota kelompok tetapi sebaliknya bisa semakin lebih solid dan kuat dalam kelompok, serta bisa membangun tim yang baik untuk merancang inovasi produk “ tambah Rudy.

Rencananya LPPM Unika akan menerjunkan 212 mahasiswa peserta KKU ke 7 wilayah mitra KKU yang berbeda beda di Semarang, diantaranya : Kelurahan Kandri GunungPati, Kelurahan Gisikdrono, Kelurahan Tambakmulyo,  Wilayah Kemijen, Wilayah Gereja St Petrus Sambiroto, Wilayah Gereja St Athananius Agung Karangpanas, dan Kecamatan Gajahmungkur. (Holy)

Kategori: ,