KKU Unika Tekankan Pada Inovasi Dan Pemberdayaan
Kamis, 5 Oktober 2017 | 10:11 WIB

Para peserta KKU setelah resmi dilepas Unika pada Upacara Pelepasan KKU pada hari Senin pagi (2/10), dan selanjutnya 212 mahasiswa peserta KKU telah resmi diterima di masing masing wilayah mitra KKU. Salah satu wilayah yang telah menerima mahasiswa peserta KKU adalah Gereja Katolik Santo Athanasius Agung Paroki Karangpanas Semarang. Gereja tersebut melalui pengurusnya yakni Alexander Agung selaku Wakil Ketua Dewan Paroki dan Yohanes Widodo selaku Koordinator Tim Kerja Pembangunan Sosial Ekonomi (Timja PSE) menerima sebanyak 35 mahasiswa peserta KKU pada Senin malam di ruang Serbaguna Gereja. Acara ini selain diikuti 35 mahasiswa peserta KKU , juga diikuti oleh Satuan Tugas (Satgas KKU), Dosen Pendamping Lapangan dan Asisten Pendamping Lapangan.

Alexander Agung, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Unika karena dalam kegiatan KKU periode ini masih dipercaya menjadi mitra KKU sejak 3 tahun lalu. “Kami bersyukur dan berterima kasih bahwa paroki kami masih menjadi suatu kepercayaan dari Unika terutama untuk adik-adik mahasiswa yang akan mendampingi UMKM kami,” ucap Agung.

KKU Tekankan Inovasi dan Pemberdayaan UMKM

Marlon Leong, S.Kom., M.Kom yang merupakan anggota Satuan Tugas (Satgas) KKU Unika menyampaikan bahwa KKU kali ini lebih menekankan pada aspek inovasi produk dan pemberdayaan UMKM agar hasil karya para pelaku UMKM semakin baik.

“Kalau istilah revolusi mental, ya itu inovasi produk dan pemberdayaan UMKM yang perlu dibangun. Kalau mendampingi usaha hanya dengan stimulus dana dari bantuan, semua itu hanya support, tetapi dengan pendampingan pemberian inovasi dan pemberdayaan UMKM ini mendidik mental untuk bagaimana berusaha membangun diri supaya karyanya lebih baik,” ungkap Marlon.

Hal senada juga disampaikan oleh Yohanes Widodo selaku Koordinator Timja PSE Gereja Paroki Karangpanas Semarang. Menurut Yohanes, Inovasi Produk dan Pemberdayaan UMKM menjadi penting agar para pelaku UMKM bisa mandiri. “Inovasi produk dan memberdayakan UMKM jelas itu penting. Gereja juga mengharapkan supaya hal tersebut dapat terwujud agar para pelaku UMKM bisa lebih mandiri. Nah, kita hanya mendorong mereka supaya bisa mandiri serta mengembangkan dirinya . Dalam hal ini kami pengurus gereja merasa terbantu sekali dengan kemitraan bersama Unika” tambah Yohanes. (Holy)

Kategori: ,