3 Mahasiswa FBS Wujudkan Impian Presentasi di Luar Negeri
Jumat, 27 Oktober 2017 | 9:33 WIB

Berawal dari keinginan untuk dapat hadir dan mengikuti konferensi di luar negeri, ketiga mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni ini merealisasikan keinginan mereka. Dengan berusaha sendiri mencari peluang melalui internet, Agatha Mentari Putri, Zita Galuh Cinta Nugraha, dan Yohana Ajeng Handayani, dapat mengikuti konferensi internasional tahunan dengan tema Literature Humanity Social Science and Education di Kuala Lumpur, Malaysia.

Keinginan ini bermulai ketika mereka mengikuti konferensi di Sanata Dharma dua bulan sebelumnya. Mereka ingin merasakan bagaimana bila dapat mengikuti konferensi di luar negeri. “Awalnya kita itu ikut yang di Jogja, terus kita ingin di luar negeri, terus nyari-nyari sendiri dan kita menemukan international conference di Malaysia ini,” ucap Agatha.

Dengan persiapan selama 2 bulan setelah penerimaan administrasi oleh panitia konferensi disana, ketiga mahasiswa ini berusaha mengatasi segala urusan administrasi dan akomodasi sendiri dan membawa nama Unika Soegijapranata sekaligus Indonesia di mancanegara.

Konferensi Internasional ini diadakan setiap tahun di lokasi yang berbeda-beda. Bertepatan di tahun 2017, konferensi ini diadakan di salah satu hotel di Kuala Lumpur, Malaysia. Dengan didatangi para peserta maupun presenter yang rata-rata adalah dosen dan profesor, hal ini sempat membuat ketiga mahasiswa ini gugup. Namun dengan dibantu oleh para dosen, mereka-pun dapat percaya diri mempresentasikan paper mereka dengan judul Feminism and Humanity Issues in Laruhuma Short Story”.

Motivasi mereka mengangkat topik ini adalah untuk mempresentasikan salah satu budaya Indonesia yaitu mengenai Larunduma di luar negeri, serta mengangkat feminisme atau menjunjung nilai-nilai mengenai wanita.

Aktif Mencari Informasi

Setelah mengikuti konferensi internasional kemarin, Agatha, Zita, dan Yohana mendapat pengalaman baru, mengetahui bagaimana mempresentasikan papers di lingkup internasional, serta merasa senang karena mendapat jurnal yang telah dipublikasi secara resmi. “Jadi pingin ikut konferensi-konferensi lagi, berharap universitas kita dapat memberi fasilitas lebih untuk mengikuti konferensi luar negeri walau mahasiswa itu tak termasuk SOTY,” ucap Yohana mengenai apa yang ia dapat dan ia harapkan ke depan-nya. Zita juga berpesan kepada seluruh mahasiswa bahwa sebagai mahasiswa memang sudah sewajarnya aktif mencari segala informasi sendiri. Jika ingin aktif diluar kampus, memang perlu usaha mencari informasi sendiri. Dimulai dari informasi melalui internet atau bertanya pada para dosen, pasti mereka akan membantu kita untuk mendapatkan peluang-peluang baru.

Mereka bertiga-pun menghabiskan waktu selama satu minggu dari keberangkatan hingga kepulangan kembali dengan banyak pesan dan kesan disana. Apa yang telah mereka usahakan dari awal membuahkan hasil yang manis. (Yel)

Kategori: ,