UnikaConnect, Transformasi Kepemimpinan Unika
Senin, 11 September 2017 | 9:47 WIB

SM 9_9_2017 Unika Connect, Transformasi kepemimpinan Unika
TERMINOLOGI UnikaConnect akan mewarnai perjalanan Unika Soegijapranata dalam empat tahun ke depan sebagai pengejawantahan usaha universitas dalam menghubungkan talenta-talenta di dalamnya dengan berbagai kesempatan dan hal-hal baik di sekitarnya. Hal itu diungkapkan Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ridwan Sanjaya, saat nienyampaikan sambutan. setelah dilantik. ‘Limns (31/8) lalu.

Menurutnya, terminologi UnikaConnect bukan semata-mata menggunakan alat bantu teknologi dalam praktek pembelajaran ataupun pengelolaan kampus, tetapi semangat untuk memperbesar potensi-potensi di dalam perguruan tinggi dan mengkoneksikannya dengan pihak-pihak terkait.

“Keberadaan teknologi memungkinkan terjadinya pelipatgandaan kecepatan secara eksponensiai, memperpendek mata rantai administrasi, namun tetap dapat menggunakan standar mutu yang diharapkan," papar dia.

Ridwan menekankan kata kunci ekspresi, kreasi, dan terkoneksi sebagai semangat universitas ke depannya untuk menjadi ruang ekspresi bagi orang-orang di dalamnya dengan penyediaan platform-platform yang kreatif dan memungkinkan sivitas akademika untuk mengembangkan talenta yang dimilikinya sehingga ‘dapat terhubung dengan kesempatan-kesempatan baru sekaligus membawa kebaikan bagi sesama.

Baginya perguruan tinggi bukanlah hanya sekedar tempat untuk memperoleh kompetensi tetapi juga sebagai tempat "belanja", yaitu belanja etika, ilmu, dan pengetahuan; belanja jejaring untuk bergaul; belanja wawasan; dan belanja kesempatan untuk bereksplorasi; dalam rangka melakukan transformasi bukan saja untuk menjadi kompeten tetapi juga bermakna bagi orang-orang di sekitantya.

Prof Ridwan yang menggantikan Prof Budi Widianarko meyakini, meskipun teknologi dan internet telah mengisi banyak hal dari kehidupan manusia namun masih tersedia ruang bagi perguruan tinggi untuk memberi nilai bagi orang-orang yang berproses di dalamnya. Harapannya, semua orang di dalam Unika Soegijapranata menjadi prihadi yang dapat merasakan transformasi, yaitu menjadi lehih baik dan bermakna bagi dirinya. orang-orang di sekitar, dan tanab air.

(►Suara Merdeka 9 September 2017)

Kategori: