Ridwan Sanjaya Pimpin Unika
Selasa, 5 September 2017 | 13:10 WIB

SM 2_9_2017 Ridwan Sanjaya Pimpin Unika
Prof Dr F Ridwan Sanjaya SE SKom MSIEC resmi menjadi rektor baru Universitas Katholik Soegijapranata Semarang 2017-2021. Ridwan yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor IV bidang Kerja Sama dan Pengembangan menggantikan pejabat sebelumnya Prof Dr Y Budi Widianarko MSc yang sudah menjabat dua periode.

Acara serah terima jabatan rektor diselenggarakan di ruang auditorium lantai 3 Gedung Albertus kampus tersebut pada Kamis (13/8) bersamaan dengan Dies Natalis Ke-35 Unika. Hadir pada kesempatan itu Pembina Yayasan Sandjojo sekaligus Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubyatmoko Pr, Menteri ESDM yang juga sebagai Dewan Penyantun Unika. Ignasius Jonan, para dosen, tenaga kependidikan, dan tamu undangan lainnya.

Prof Budi Widianarko berharap Unika di bawah pimpinan Prof Ridwan Sanjaya bisa mencapai tujuan utama Unika di tengah gempuran kemajuan teknologi dan juga berharap kampus ini berkembang seiring kemajuan teknologi dewasa ini.

"Saya ibaratnya hanya bisa menyiapkan kapal yang siap berlayar tapi masih dekat pantai, dan harapannya kapal itu nanti berlayar mencapai tujuan di tengah gempuran teknologi. Saat ini kita sedang mencari bentuk yang pas buat universitas, jangan sampai seperti dinosaurus, punah gara-gara teknologi, melainkan harus tetap terus bertahan seperti manusia," ucap Prof Budi.

Prof Budi juga bersyukur karena rektor yang baru merupakan seorang ahli dalam bidang teknologi informasi. Prof Budi merasa eman-eman jika penerusnya tidak berwawasan teknologi internet karena dikhawatikan akan kehilangan momentum karena saat ini semua perubahan sarat dengan teknologi. Sementara itu Prof Ridwan mengungkapkan menjadi rektor merupakan tantangan tersendiri untuk mencapai tujuan utama Unika.

"Prof Budi telah membawa perubahan tidak hanya perubahan insfrastruktur tetapi juga dalam hal pengelolaan kualitas perguruan tinggi. Sudah terjadi peningkatan kesejahteraan dan kekuatan team work kapal sudah berlayar sampai di tengah lautan, ini menjadi beban dan tantangan untuk saya untuk melanjutkan kapal sampai ke daratan," ujar Prof Ridwan.

Dia menyatakan juga akan membawa Unika untuk membangun Cyber University dimana orang-orang yang akan belajar tidak terikat lagi pada tempat, tetapi bagaimana mentransformasi ilmu kemudian pengalaman dan disiplin dalam bentuk yang berbeda.

(â–ºSuara Merdeka 2 September 2017)

Kategori: