Pustakawan Unika Raih Juara I Tingkat Nasional
Rabu, 27 September 2017 | 9:19 WIB

Prestasi kembali ditorehkan dalam kancah pendidikan tinggi tingkat nasional, melalui ajang pemilihan Indonesian Academic Librarian Award 2017 tingkat Nasional yang diadakan oleh FPPTI (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) Kemristekdikti (Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi) beberapa waktu lalu.

Unika Soegijapranata melalui Pustakawan Unika Soegijapranata, Rikarda Ratih Saptaastuti, S.Sos berhasil meraih Juara I pada ajang tersebut, yaitu pada hari Minggu (17/9) yang bertepatan dengan kegiatan Semi-loka FPPTI di Indonesia Port Corporation, Ciawi, Bogor.

Sebelumnya, Rikarda Ratih berhasil melaju ke Tingkat Nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah berkat prestasinya sebagai Juara I Lomba Pemilihan Pustakawan Berprestasi dalam rangka Indonesian Academic Library Awards 2017 yang diadakan oleh FPPTI Jawa Tengah bertempat di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Salatiga pada Kamis (7/9) .

Dalam ajang kompetisi yang diikuti oleh 5 finalis yakni pustakawan dari Universitas Pelita Harapan, Universitas Telkom, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah Jember dan Unika Soegijapranata, setiap peserta mempresentasikan karya unggulan masing-masing.

Unika Soegijapranata yang diwakili oleh Rikarda Ratih mempresentasikan karya unggulan dengan tema : “Peran Pustakawan sebagai Mitra Belajar bagi Civitas Akademika di Era Digital.”

“Konsep mitra belajar ini berbicara mengenai peran pustakawan yang bertugas sebagai perantara, pemandu, pembimbing dalam penelusuran informasi tercetak maupun elektronik untuk rujukan informasi ilmiah yang dibutuhkan oleh civitas akademika. Misalnya saja, mahasiswa kesulitan mencari jurnal terkait subyek tertentu, maka pustakawan sebagai “mitra belajar” bisa memberikan pendampingan dengan membantu mahasiswa memperoleh sumber rujukan ilmiah yang dibutuhkan. Hal ini sesuai dengan konsep pustakawan di Unika Soegijapranata dimana pustakawan perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pengelola dan penyedia layanan yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa dan dosen tetapi juga menempatkan diri sebagai core business dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, memahami organisasi informasi lembaga baik sejak pembuatan sampai dengan tahap penggunaannya,”jelas Ratih.

Sebagai “mitra belajar”, peran  pustakawan Unika Soegijapranata diantaranya adalah :

(1) Memberikan layanan prima kepada pemustaka, mampu memuaskan kebutuhan informasi pemustaka dengan cepat, tepat dan ramah, misalnya: memberikan pendampingan penelusuran informasi ilmiah elektronik, membantu dalam proses penelusuran dan mendapatkan akses informasi ilmiah elektronik, layanan langsung ke perpustakaan atau melalui email, dan hasil dikirimkan kepada pemustaka 1×24 jam.

(2) Inovasi dan kreatifitas, yakni peran pustakawan sebagai mitra belajar, tugas pustakawan juga mempresentasikan tentang integrasi (kesatuan) antara teknologi informasi perpustakaan dengan sistem akademik yaitu:

– Akses koleksi perpustakaan terbaru (koleksi buku dan repository) melalui Mobile Apps “Unika Menyapa.”

– Membuat desain dan rencana penambahan aplikasi atau plug in sumber informasi ilmiah elektronik ke jaringan informasi akademik, misalnya: pemasangan button Reference Manager Mendeley di web katalog perpustakaan, aplikasi jurnal perguruan tinggi dan e-learning, untuk memudahkan pemustaka membuat             sumber kutipan dan daftar pustaka.

– Pemasangan widget sumber informasi ilmiah elektronik.

– Pemasangan link sumber informasi ilmiah elektronik di web katalog dan e-learning.       

– Pemasangan link dan  plug in anti plagiasi di e-learning

(3) Promosi dan Sosialisasi Perpustakaan juga dilakukan oleh pustakawan di Unika Soegijapranata dengan  cara :

– Update berita, informasi dan koleksi di web katalog perpustakaan.

– Road Show perpustakaan ke fakultas/ prodi : sosialisasi dan promosi layanan dan koleksi  perpustakaan.

– Literasi Informasi pada mahasiswa lingkup fakultas/prodi.

Kegiatan Literasi Informasi terjadwal secara rutin setiap semester  di fakultas/prodi. Kegiatan literasi informasi diberikan kepada mahasiswa baru (setelah orientasi perpustakaan) dan mahasiswa yang mengambil mata kuliah penulisan ilmiah dengan teknik evaluasi sumber informasi di internet, penelusuran sumber informasi ilmiah tercetak dan elektronik, materi pemahaman untuk menghindari plagiarisme pada karya ilmiah,  membuat daftar pustaka dengan aplikasi Mendeley, dll

“Karya unggulan yang saya presentasikan dianggap berbeda dengan karya unggulan dari perguruan tinggi lainnya karena di Unika Soegijapranata, peran pustakawan sebagai “mitra belajar” dapat meningkatkan image positif  baik bagi personal pustakawan maupun organisasi. Pustakawan semakin memiliki kepercayaan diri untuk pengembangan kompetensi baik itu personal maupun profesional sehingga dapat menjawab dan mengimbangi tantangan perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku pencarian informasi pemustaka di era digital,” tutup Ratih. (Cal)

Kategori: ,