Pengalaman Mengajarlah yang Membentuk Cita Cita Menjadi Dosen
Senin, 18 September 2017 | 9:22 WIB

Unika Soegijapranata beberapa waktu lalu telah menerima anggota keluarga baru yaitu 6 dosen baru, salah satunya yaitu Devitia Putri Nilamsari. Dosen baru yang akrab disapa Devi ini merupakan dosen Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika.

Wanita kelahiran Jakarta 18 Mei 1992 ini mengungkapkan bahwa menjadi dosen bukanlah cita cita sejak kecil. Sejak kecil ia memiliki cita cita menjadi seorang dokter. Namun seiring berjalannya waktu memasuki masa sekolah SMA hingga kuliah pada jenjang S2 Devi mendapat pengalaman mengajar. Dari pengalaman mengajar itulah ia mantap menjadi dosen.

“Jadi waktu kecil seperti anak pada umumnya pasti memiliki cita cita, cita cita saya menjadi dokter. Tetapi ternyata seiring berjalannya waktu aku tidak berani lihat darah , gak berani lihat jenazah dan lain sebagainya. Terus terpikirkan menjadi dosen karena waktu SMA aku ditunjuk oleh guru untuk jadi tutor membantu guruku mengajari teman temanku, waktu SMA sudah ngajar tapi rasanya masih biasa biasa aja sih walaupun sempat terpikirkan pingin jadi dosen. Nah pas kuliah S1 aku gabung jadi asisten dosen, itu kan mengajar lagi. Nah saat jadi asisten dosen itu aku berpikir kalau jadi dosen itu ternyata enak dan menyenangkan bisa bertemu banyak orang, bisa membangun relasi dengan orang banyak. Dari situlah aku memiliki cita cita menjadi dosen” Ujar dosen pengampu mata kuliah akuntansi pengembangan, teori organisasi dan akuntansi perbankan ini.

Kekeluargaan

Ketika ditemui di Gedung Sporthall Unika pada Kamis lalu, Wanita lulusan S1 Akuntansi (2010-2014) dan S2 Akuntansi (2014-2017)  Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga ini tidak hanya menceritakan bagaimana proses pengalaman ia bisa memiliki cita cita menjadi dosen. Devi juga menceritakan pengalaman mengesankan tentang hubungan sesama warga unika baik itu antara dosen dengan dosen maupun dosen dengan mahasiswa. Meski Devi baru resmi diterima sejak Agustus yang lalu, ia merasa hubungan sesama warga unika sudah seperti seperti keluarga sendiri.

“Kesan saya itu hubungan sesama warga Unika terasa sekali kekeluargaannya, jadi mulai dari hubungan dosen dengan mahasiswa  lebih dekat / tidak ada batas batas tetapi mereka mahasiswa tetap menghormati. Kalau hubungan dengan sesama dosen berhubung saya masih dosen baru ya banyak sekali dibimbing / tidak dilepas begitu saja, jadi lebih terasa kekeluargaannya. Kesannya saya tidak sendirian, begitu sih kesan yang menonjol untuk saya” tambah Devi.

Kedepan Devi berharap bisa menjadi dosen yang menginspirasi untuk para mahasiswanya. Menjadi inspirasi akan ia kembangkan dengan penyampaian pelajaran perilaku/ sikap. Hal ini menurutnya sangat penting agar mahasiswa pintar tidak hanya dari ilmunya tetapi perilaku / sikapnya terarah.

“Kedepan aku harap aku di Unika bisa menjadi inspirasi untuk mahasiswa. Menjadi inspirasi itu dengan tidak hanya mengajarkan ilmu kuliah tetapi juga menyampaikan pelajaran attitude agar mahasiswa tidak hanya pintar ilmu tetapi perilakunya juga terarah” ujar Devi menutup wawancara. (Holy)

Kategori: ,