Lulusan Perguruan Tinggi Tidak Hanya Sekedar Tambah Gelar Sarjana dan Kompetensi
Minggu, 10 September 2017 | 13:43 WIB

Fenomena adanya beberapa perusahaan internasional yang terkenal, tidak mempersyaratkan lagi calon karyawannya dari lulusan perguruan tinggi dan tanpa predikat macam-macam membuat universitas seolah-olah tidak dibutuhkan lagi.

Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr Ridwan Sanjaya SE SKom MSIEC menyatakan, memang ketika sebuah perguruan tinggi tidak bisa memberikan jaminan mereka berbuat terbaik untuk lulusannya maka jangan disalahkan jika perusahaan tidak butuh mereka.

“Selama ini tidak ada sesuatu dari perguruan tinggi yang bisa menunjukkan bahwa mereka sudah berbuat terbaik untuk mahasiswa dan lulusannya. Memberikan nilai tambah kepada seseorang ketika masuk dan kemudian lulus dari perguruan tinggi, tidak sekedar gelar sarjana dan kompetensi saja,” kata Prof Ridwan saat menyampaikan sambutan dalam Wisuda Periode II September 2017 di Sporthall Unika Soegijapranata, kemarin.

Nilai tambah seseorang ketika sudah lulus dari perguruan tinggi sambungnya, tidak sekedar menjadi sarjana tetapi juga mendapat wawasan, memahami etika, teamwork dan etos kerjanya bagus. Semua itu yang bisa melakukannya melalui dunia pendidikan dan jika perusahaan bisa melihat adanya perbedaan itu maka mereka mau menggunakan lulusan perguruan tinggi.

“Lulusan perguruan tinggi sebenarnya tidak harus bekerja dengan orang lain atau menjadi pekerja. Dalam dunia digital yang terjadi pada saat ini memungkinkan mereka (lulusan perguruan tinggi) untuk membuka lapangan kerja,” tambahnya.

Seorang mahasiswa lulusan Unika Soegijapranata pada saat skripsi, menunjukkan bawa apa yang sudah dibuatnya selama ini yaitu dengan membuat startup, masuk 10 besar top game di Android dan bahkan nomor 1 dari kategori game simulasi. Dari situ kemudian masih kata Prof Ridwan, banyak investor yang menawari dana untuk mengembangkan lebih jauh lagi.

Memang akan ada keraguan dari orangtua dimana mereka tidak mengenali pekerjaan yang dikerjakan anaknya dan menganggap pekerjaan itu tidak jelas karena tidak ditemui pada saat mereka tumbuh dan menjadi orangtua. Padahal pengembangan startup pada saat ini banyak memberi inspirasi banyak orang meskipun pada awalnya kecil.

http://www.suaramerdeka.com

Kategori: