Bidang Teknologi Informasi Terbuka Lebar
Selasa, 12 September 2017 | 16:32 WIB

WWS 11_9_2017 Bidang Teknologi Informasi Terbuka Lebar
Ada fenomena sejumlah perusahaan internasional terkemuka, sudah tidak lagi mensyaratkan ijazah kelulusan bagi calon karyawannya. Hal ini bisa terjadi, salah satunya karena perguruan tinggi tidak bisa menjamin bahwa lulusan mereka bisa berbuat yang terbaik untuk perusahaan tersebut.

"Saat sebuah perguruan tinggi tidak bisa memberikan jaminan, bahwa lulusan mereka bisa berbuat terbaik maka jangan disalahkan jika perusahaan tidak butuh mereka. Selama ini tidak ada sesuatu dari perguruan tinggi, yang bisa menunjukkan bahwa mereka sudah berbuat terbaik untuk mahasiswa dan lulusannya. Memberikan nilai tambah kepada seseorang ketika masuk dan kemudian lulus dari perguruan tinggi, tidak sekadar gelar sarjana dan kompetensi saja," papar Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ridwan Sanjaya, disela pelepasan Wisuda Periode II September 2017 di Sporthall Kampus Bendan Dhuwur, kemarin.

Sarjana
Diterangkan, nilai tambah tersebut tidak sekedar menjadi sarjana tetapi juga mendapat wawasan, memahami etika, teamwork dan etos kerja yang bagus. "Hal ini yang ingin kita tekankan kepada perusahaan, bahwa lulusan Unika dibekali dengan semua nilai tambah tersebut. Perusahaan bisa mengecek langsung, riwayat aktivitas lulusan selama berkuliah di Unika, sehingga mereka bisa yakin bahwa lulusan kita berkompeten," tandasnya, dihadapan 459 wisudawan.

Disatu sisi, dirinya juga mendorong agar lulusan Unika tidak harus menjadi pekerja, namun menjadi wirausaha. Terutama di era dunia digital, kesempatan untuk menjadi entrepreneurship sangat terbuka. "Mahasiswa pada era sekarang lebih mudah menciptakan ide di dunia teknologi. Mereka merupakan peran utama untuk berselancar di dunia internet. Berbeda dengan kami para orang tua yang mengenal internet sebagai barang baru. Ini bisa menjadi peluang yang menjanjikan," pungkasnya.

(â–ºWawasan 11 September 2017)

Kategori: