Walikota Semarang Tularkan Ilmu Kepemimpinan
Kamis, 24 Agustus 2017 | 12:13 WIB

Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen (HMPSM) FEB Unika pada hari Selasa (22/8) kembali mengadakan kuliah umum dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ke-35. Kuliah umum ini mengangkat tema “Leadership For Better Future” dan dihadiri sekitar 200 mahasiswa/i Program Studi Manajemen Unika. Acara yang diselenggarakan di Ruang Theater gedung Thomas Aquinas Unika ini menghadirkan 2 pembicara yang berpengalaman dalam dunia Leadership, yaitu Hendrar Prihadi, SE., MM yang merupakan Walikota Semarang Dan Olga Agradia seorang wanita muda yang menggeluti dunia Beautypreneur khususnya Make Up Artist (MUA).

Bondan Widyasari, Ketua Panitia Kuliah Umum menjelaskan bahwa kegiatan yang merupakan inisiatif dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen (HMPSM) FEB Unika ini bertujuan mempersiapkan generasi muda penerus bangsa untuk bisa menjadi pemimpin yang memiliki karakter unggul dan tangguh untuk membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju.

“Dengan adanya kuliah umum ini, kami mengharapkan agar mahasiswa menjadi pemimpin yang mempunyai karakter yang unggul dan juga tangguh karena pembicara kita adalah Pak Hendrar Prihadi dan Mbak Olga Agradia yang jelas-jelas sudah berpengalaman dalam bidang kepemimpinan karena pak Hendrar adalah Walikota Semarang dan Mbak Olga sudah jadi enterpreneur yang sudah memiliki jiwa kepemimpinan” ujar Bondan ketika ditemui seusai kuliah umum.

Sesuai dengan tujuan panitia yang ingin mempersiapkan generasi muda yang berkarakter unggul dan tangguh tersebut, kedua pembicara yakni Hendrar Prihadi SE, MM (Walikota Semarang) dan Olga Agradia (Beautypreneur) saling bergantian memberikan kiat suskses menjadi pemimpin yang baik dengan cara mereka masing-masing. Hendrar Prihadi SE, MM memberikan kiat sukses sesuai dengan pengalamannya memimpin Kota Semarang, dan Olga Agradia memberikan kiat suksesnya sesuai pengalamannya dalam dunia Beautypreneur.

Hendrar Prihadi memberikan cara sukses menjadi pemimpin dengan cara membakar semangat para mahasiswa/i menjadi seseorang yang pintar dan peduli. Pintar dan peduli dengan aktif mencari solusi terhadap permasalahan perkotaan yang ada. Beliau mencontohkan pintar dan peduli tersebut dengan bukti pemberitaan dari media online yang memberitakan tentang kesuksesan dirinya mengubah kampung pelangi yang semula kumuh menjadi kampung yang bersih berwarna hingga menjadi kawasan wisata sorotan dunia. Lalu juga melalui pemberitaan dirinya tentang kesuksesan dirinya membangun desa wisata bertaraf internasional di Gunungpati yang akan menghadirkan banyak wisatawan asing. Berkat kerja kerasnya tersebut, beliau mendapatkan predikat sebagai Kepala Daerah terbaik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Sementara itu setelah Hendrar Prihadi memberikan kiat suksesnya menjadi pemimpin, Olga Agradia juga mensharingkan pengalaman kepemimpinannya dalam dunia Beautypreneur yang membuat dirinya sukses dalam Make Up Artist (MUA). Menurut Olga, kesuksesan memimpin berawal dari disiplin waktu ketika mendapatkan tugas merias seseorang dan juga harus bisa memimpin klien untuk juga disiplin waktu.

Leadership sangat penting dalam Make Up Artist (MUA) karena MUA itu terpaku dengan waktu. Kita yang telat kita yang diomelin, semakin kita telat semakin kita juga diomelin. Dari situ aku berusaha tahu, gimana caranya untuk tepat waktu dan berusaha bagaimana caranya memimpin orang. Aku yang berprofesi Make Up Artist (MUA) juga harus disiplin sama waktu, ini juga karakter dari pemimpin. Misalnya aku ada janjian Make up pukul 14.00 wib, ya aku berangkatnya pukul 12.00” ujar Olga. (Holy)

Kategori: ,