Sertijab Pelayanan-Kepemimpinan dan Pelantikan Rektor Unika Soegijapranata
Kamis, 31 Agustus 2017 | 14:33 WIB

Inverstorydaily 31_8_2017 Sertijab Pelayanan-Kepemimpinan dan Pelantikan Rektor Unika Soegijapranata

Kamis 31 Agustus 2017 ini menjadi hari bersejarah bagi Unika Soegijapranata Semarang. Pada hari terakhir bulan Agustus itu terjadi serah terima jabatan (sertijab) pelayanan dan kepemimpinan serta pelantikan Rektor baru dalam Rapat Senat Terbuka Unika Soegijapranata.

Sejarah itu menandai Dies Natalis yang ke-35 Unika Soegijapranata. Pada Lustrum ke-7 Universitas, Tuhan menganugerahkan Rektor yang baru. Proses pemilihan Rektor baru berlangsung secara mulus, lancar, baik dan bertanggungjawab. Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya SE Skom MS IEC terpilih menggantikan Prof Dr Ir Yohanes Budi Widianarko Msc.

Pelaksanaan serah terima jabatan pelayanan dan kepemimpinan Unika Soegijapranata dari Prof Yohanes Budi Widianarko, Rektor Unika Soegijapranata masa bakti 2009 – 2017 kepada Rektor yang baru Prof Frederik Ridwan Sanjaya, serta pelantikannya untuk Masa bakti 2017 – 2021 dhadiri oleh Menteri ESDM Ignatius Jonan, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko dan para tamu undangan.

Pelantikan Rektor baru dilakukan oleh Dr Aloysius Agus Suryono selaku Ketua Yayasan Sanjaya yang menaungi Unika Soegijapranata. Dalam upacara pelantikan itu, Rektor baru mengucapkan janji didampingi Romo Aloys Budi Purnomo Pr selaku Pastor Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata.

Refleksi Rektor Lama, Sambutan Rektor Baru
Prof Yohanes Budi Widianarko menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas tugas selama delapan tahun melayani Unika Soegijapranata sebagai Rektor. Dalam laporannya, Prof Budi menyampaikan kemajuan-kemajuan Unika selama delapan tahun terakhir.

Inverstorydaily 31_8_2017 Sertijab Pelayanan-Kepemimpinan dan Pelantikan Rektor Unika Soegijapranata2Kemajuan-kemajuan yang dicapai tak hanya secara internal melainkan juga secara eksternal. Jatidiri Unika Soegijapranata kian kuat seturut visi misi dan spirit Mgr Albertus Soegijapranata. Dengan jatidiri itu, Unika Soegijapranata berkembang baik secara akademik maupun secara sinergik bukan hanya secara nasional melainkan juga secara internasional.

Sekadar contoh, jumlah kerjasama dengan lembaga dan universitas international dalam delapan tahun terakhir meningkat drastis, dari 5 menjadi 40. Banyak hal dicapai dalam delapan tahun terakhir bersama Prof Budi. Namun, dengan rendah hati Prof Budi juga meminta maaf atas kekurangan yang ada.

Menurutnya, ibarat perahu, Unika Soegijapranata sudah berlayar meninggalkan pantai. Bersama Rektor yang baru, semoga perahu ini bergerak ke tempat yang dalam untuk kian berbuah.

Sedangkan Prof Ridwan memberikan sambutan melakui praksis disruptive innovation. Dia mengakhiri sambutannya dengan menyanyikan sebuah lagu.

Sebelum menyanyi Prof Frederik Ridwan menyampaikan ucapan terima kasih dan tetap mohon dukungan untuk karya pelayanan empat tahun ke depan.

Orasi Ilmiah Menteri dan Uskup
Dalam sertijab dan pelantikan Rektor Unika juga dilakukan orasi ilmiah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Jonan hadir memberikan orasi ilmiah. Demikian pula Uskup Agung Semarang.

Menteri Jonan menyampaikan joke-joke yang membuat hadirin terus tertawa. Dengan menampilkan beberapa film pendek yang memotivasi, Jonan mengajak semua untuk bersikap bijaksana di tengah perubahan. “Perubahan membuat kita bijaksana dan dengan bijaksana pula kita menggunakan kemajuan untuk kesejahteraan,” katanya.

Sementara itu, Mgr Dr Robertus Rubiyatmoko menyampaikan orasi ilmiah dengan tajuk "Kepemimpinan Kristiani, Kepemimpinan Kreatif". Doktor Hukum Gereja Katolik itu, menegaskan bahwa kepemimpinan tidak pernah dapat dipisahkan dari pemahaman atas otoritas sebagai pelayanan dan peranan seorang pemimpin untuk mengembangkan komunitas yang dipercayakan kepadanya.

Pemimpin Kristiani dan kepemimpinan pada umumnya, harus cakap dan kreatif. Kepemimpinan kreatif mesti ditandai pula menjadi kepemimpinan yang responsif, inklusif, inovatif dan transformatif.

Unggul dan berkualitas
Sementara Ketua Yayasan Sanjaya, Dr Aloysius Agus Suryono, mengucapkan terima kasih sekaligus berharap agar cita-cita menghadirkan universitas yang unggul dan berkualitas. Prof Budi telah membawa Unika Soegijapranata maju pesat dalam segala aspeknya.

Tantangan ke depan tak kalah dahsyat dalam segala aspek pula. Maka, Yayasan berharap agar Rektor yang baru melanjutkan yang sudah dimulai oleh Prof Budi. Kemajuan IT, sosial, ekonomi, ekologis dan kepemimpinan. Semua bertujuan untuk kemuliaan Allah semata.

Serah terima dan pelantikan Rektor Unika disemarakkan dengan nyanyian, tarian dan mahasiswa, dari UKM Tari, Gratia Choir dan Gratia Voice. Tak ketinggalan disampaikan pula apresiasi kepada para dosen, tenaga kependidikan, karyawan dan mahasiswa yang berprestasi dan yang mengabdi selama 25 tahun.

(►http://id.beritasatu.com)

Kategori: