Napas Keragaman di Soegijazz 2017
Jumat, 18 Agustus 2017 | 10:55 WIB

SM 18_8_2017 Napas Keragaman di Soegijazz 2017

Putri pemusik jazz nasional, Indra Lesmana yakni Eva Celia menjadi bintang tamu di Soegijazz 2017 digelar 21 Agustus di Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata. Konsep pentas musik jazz di kampus ini adalah membawa napas keragaman dan suka cita dalam menimba ilmu. ”Kami fokus di musik jazz untuk memberi ruang mahasiswa dalam berekspresi, khususnya musik,” kata Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Prof Dr Budi Widianarko.

Di acara ini, penampil dengan musikalitas tinggi di puncak acara ditampilkan sebagai pembanding kualitas. Kampus itu rumah belajar, harus membawa suasana suka cita, alatnya didorong oleh musik. Jazz adalah keragaman, dan musik itu suka cita. ”Kami mengundang mahasiswa baru supaya orang tua tahu bahwa putra dan putrinya belajar di tempat yang mempunyai suasana suka cita,” Dia menjelaskan, jazz membuat orang yang datang untuk menikmati menjadi tenang memperhatikan. Penonton diajari untuk apresiasi secara alami. ”Mudah-mudahan ini diteruskan. Ini Soegijazz terakhir di masa saya menjadi rektor,” bebernya.

Ketua Panitia Soegijazz 2017 Benediktus Danang Setianto mengatakan perhelatan tahun ini adalah kali ketiga. Pada Soegijazz 215 pihaknya mempunyai keinginan menjadi salah satu barometer Semarang yang perguruan tingginya secara spesifik menggelar pentas musik jazz.

Perubahan

Saat ini tema yang diusung adalah ”Transformasi Inspiratif” dengan arti perubahan yang memberikan inspirasi. Salah satu penampil yang mewakili tema itu adalah grup musik dari Yogyakarta bernama Youniv3rse (Yogyakarta). ”Mereka punya kisah inspiratif, tadinya tidak terkenal dan mempunyai sejarah sendiri. Ada yang benyanyi dari kafe ke kafe,” paparnya.

Kegiatan yang digelar terbuka untuk umum dan gratis ini dimulai pukul 15.00. Tampil pula 5Creation (Jakarta), SavoUr (Semarang), Sannes (Semarang), Isolf (Yogyakarta), Diondjokoadi project (Jakarta). Terdapat coaching clinic Basic Improvisation Keyboard oleh Yusuf (Jazz Ngisorringin), Why IBF (Indonesian Bass Family) oleh Dityo (Profesional, lulusan Sydney Conservatory), Tematik Improvisation Session: Membentuk Rhtym pada Bass dan Slap Basic Intermediate oleh Dion (UPH), Hit Hat Variation and Drum Groove oleh Adi Miracle (Komunitas Drummer Semarang).

(►http://berita.suaramerdeka.com, Suara Merdeka 18 Agustus 2017 hal. 28 )

Kategori: ,