Mahasiswa Lebih Rasional dalam Memilih Jurusan
Jumat, 18 Agustus 2017 | 12:25 WIB

SM 18_08_2017 Mahasiswa Lebih Rasional dalam Memilih Jurusan

Calon mahasiswa kini lebih rasional dalam menentukan pilihan jurusan ketika akan masuk bangku kuliah. Hal ini terkait dengan prospek kerja ketika mereka lulus nanti.   

”Tak dimungkiri mahasiswa ketika menentukan pemilihan jurusan lebih melihat pada prospek kerja ke depan. Seperti di Universitas Katholik Soegijapranata, kenaikan signifikan terjadi pada Program Studi Teknik Sipil,” ungkap Rektor Unika Soegijapranata Prof Budi Widianarko di sela-sela kegiatan penutupan Pembelakan Terpadu Ma-hasiswa Baru (PTMB), di lapangan gedung Albertus kampus tersebut, Rabu (16/8).

Budi mengungkapkan pada 2009 Program Studi di Teknik Sipil memiliki mahasiswa baru yang jumlahnya tidak lebih dari 30 orang. Tahun ini, maha-siswa baru di prodi ini jumlahnya mendekati 150 orang. ”Pemilihan studi ke teknik sipil yang meningkat ini terkait dengan banyaknya proyek infrastruktur yang kini dan dalam beberapa tahun ke depan akan semakin giat dilaksana-kan,” tandasnya.

Lebih Rasional
Menurutnya kondisi seperti ini sebuah dinamika yang baik pada mahasiswa generasi saat ini. Mereka lebih rasional dalam memilih keilmuan yang akan dipelajari dan membawa mereka menuju masa depan sesuai dengan minat dan keinginan.

”Jadi saya sedikit meragukan juga adanya ucapan pengamat yang mengatakan bahwa orang sekarang tidak mau matematika, teknik. Itu tergantung, kalau lingkungan eksternal memberi ruang, maka anak-anak IPA tetap memilih teknik dan tidak pindah ke bidang lain seperti sosial,” tuturnya.    

Selain Sipil, Budi menambahkan, kenaikan signifikan juga terjadi pada jurusan komunikasi,  kemudian jurus-an Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Ilmu Hukum.

Budi mengemukakan tahun ini Unika Soegijapranata menerima 1.823 mahasiswa baru, naik dari tahun sebanyak 1.725 mahasiswa. ”Memang naik sekitar 100 mahasis-wa, tetapi ke depan kami ingin lebih banyak lagi, apalagi kampus ini sudah terakreditas A,” kata dia.

(►Suara Merdeka 18 Agustus 2017, hal. 18)

Kategori: