Mahasiswa Korea Selatan Teliti Kota Lama – Park Bum Jin Nilai Sisi Sejarah Belum Tergarap
Senin, 14 Agustus 2017 | 12:26 WIB

TRB 12_08_2017 Park Bum Jin Nilai Sisi Sejarah Belum Tergarap

Park Bum Jin, darmasiswa Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata dari Korea Selatan berhasil menyelesaikan studinya selama satu tahun. Selama studi di Unika, ia melakukan penelitian terhadap Kota Lama Semarang. Apa hasilnya?

RABU (9/8) lalu, Park Bum Jin mempresentasitan hasil pengamatannya terhadap Kota Lama Semarang. Menurutnya, banyak cara untuk melakukan peningkatan Kota Lama Semarang agar diminati wisatawan, satu di antaranya dengan menciptakan zona bebas kendaraan. Ia menilai banyak hal menarik mengenai Kota Lama Semarang. Hanya saja, para pengunjung atau wisatawan selama ini hanya menikmati Kota Lama Semarang dari sisi seni/arsitektur bangunan-bangunan peninggalan Belanda tersebut.

"Kota Lama Semarang banyak memliki pesona dan keunikan namun para pengunjung tidak melihat dari sisi sejarah di tiap-tiap gedungnya," jelasnya.

Saat ditanya mengenai perbandingan Kota Lama Semarang dengan Kota Lama di Korea Selatan, Bum Jin memberikan penjelesan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan.

"Kota Lama di Korea Selatan masih kental nuansa budaya tradisionalnya. Kota Lama Semarang seharusnya lebih di jaga keamanannya karena masih rawan kejahatan," tutur Park Bun Jin.

Sementara itu, Ekawati merupakan Kepala Internasional Office mengatakan, Park Bum Jin datang ke Indonesia telah memiliki misi untuk mempopulerkan wisata Indonesia di kancah Internasional. " Kedatangannya ke Indonesia selain dia menimba
ilmu secara akademik, dia punya misi khusus untuk mempopulerkan wisata Indonesia dengan tulisan-tulisannya yang telah dibuat buku. Bum Jin juga banyak menyumbangkan buku ke siswa sekolah dasar di Indonesia," beber Ekawati.

(►Tribun Jateng 12 Agustus 2017)

Kategori: