Debat Pemilu BEMU Unika
Selasa, 29 Agustus 2017 | 9:00 WIB

Meskipun pemilu Presiden masih 2 tahun lagi, pesta demokrasi di Unika Soegijapranata nampaknya sudah terasa panas. Pesta demokrasi ini dimulai dengan orasi dan debat kandidat Calon Ketua-Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Periode 2017/2018 pada senin (28/8) di Theater Thomas Aquinas.

Debat pemilu BEMU ini diikuti oleh 2 Pasang kandidat yaitu Leorend Dhany (F.Psikologi 2015) dan Meiliana Winata (FTP 2015) serta Beva Anggun Lorita (F.Psikologi 2015) dan Lioe Herry Yulianto (F.Teknik 2015).  Dalam prosesnya, mereka saling debat mengenai visi-misi serta program kerja yang dipaparkan dihadapan 3 panelis yaitu B. Danang Setianto, SH., LLM,  Dr V Kristina Ananingsih ST MSc dan Drs. Theo Sudimin, MS.

Dalam pemaparannya, Pasangan Nomor Urut 1, Leorend-Meiliana mengungkapkan bahwa Unika saat ini perlu perubahan yang lebih baik dengan mengusung jargon ‘unika yang lebih baik’,

“Kami merasa bahwa saat ini masih terdapat beberapa hambatan yang dialami oleh mahasiswa Unika dalam mengembangkan talentanya di Organisasi. Kami berusaha untuk mewadahi hal tersebut dalam organisasi di Badan Eksekutif Mahasiswa dan mengajak seluruh mahasiswa Unika untuk aktif dan responsif dalam berkegiatan. Dengan membawa BEMU menjadi organisasi yang aspiratif, solutif dan kritis, kami yakin dapat membawa Unika yang lebih baik,” ungkap Leorend.

Tak ingin kalah dengan Leorend, Beva yang merupakan Calon ketua dari nomor urut 2 memaparkan bahwa ia dan wakilnya ingin membawa Unika yang memiliki mahasiswa dengan berbagai latar belakang yang berbeda dapat berbaur menjadi satu.

“Unika dapat dikatakan sebagai representasi Indonesia yang terdiri dari berbagai macam etnis suku dan agama. Kami melihat bahwa semua perbedaan itu perlu dirangkul dalam sebuah wadah agar dapat menjadi satu kesatuan yang harmonis. Melalui BEMU dan kegiatan didalamnya, kami ingin memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki walaupun berbeda supaya menjadi satu kesatuan yang indah,” tutur Beva.

Kegiatan debat pemilu BEMU ini tak hanya berhenti dalam orasi Debat, rencananya pelaksanaan pemungutan suara Pemilu BEMU Day akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus. Menurut Ketua Panitia Pemilihan Umum (PPU), Ronaldo Gunawan mengungkapkan bahwa pemilu ini dapat diikuti oleh mahasiswa aktif S1 maupun D3 pada tanggal 30 nanti.

“Seluruh mahasiswa Unika Soegijapranata dapat menyalurkan hak pilihnya melalui pemilu BEMU Day yang akan diselenggarakn tanggal 30 Agustus serentak di seluruh Fakultas dan sekaligus kami juga membuka posko di selasar Thomas Aquinas serta kantin sporthall. Saya berharap mahasiswa Unika dapat kritis dalam memilih siapa yang akan memegang estafet kepemimpinan sebagai Presiden Mahasiswa di Unika Soegijapranata dimasa mendatang,” pungkasnya. (Ign)

Kategori: ,