Perguruan Tinggi Harus Temukan Hal Baru
Selasa, 18 Juli 2017 | 12:15 WIB


Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Prof Dr Ir Y Budi Widianarko MSc mengukuhkan dosen senior Fakultas Ilmu Komputer Unika Prof F Ridwan Sanjaya SE SKom MS IEC PhD, menjadi Guru Besar bidang Sistem Informasi pertama di jurusan tersebut dan guru besar keenam di lingkungan Unika Soegijapranata, Senin (17/7).

Pada pidato pengukuhannya, Prof Ridwan menyoroti tentang `Disruptive Innovation dalam Pendidikan Tinggi’. Disruptive Innovation merupakan perubahan yang terjadi dan tidak dapat dihindari pada peta pasar sebagai dampak kemajuan teknologi, produk dan bisnis yang mengutamakan kemudahan, kenyamanan dan keberpihakan pada konsumen.

Dikatakan, dalam pendidikan tinggi kursus online atau massive open online course disebut sebagai bentuk disruptive innovation. Selain itu muncul pula istilah small private online course dengan jumlah lebih terbatas sehingga dapat dikelola dosen yang menjadi fasilitator.

Menurut Ridwan, perguruan tinggi harus selalu bergerak menemukan berbagai hal baru agar menjadi pemimpin disruptive innovation atau adaptif menjadi bagian dalam perubahan yang radikal. Kalau tidak, maka perguruan tinggi akan tertinggal dan tergantikan oleh yang baru. “Transformasi perguruan tinggi yang lebih baik, lebih mudah (ternasuk dari sisi finansial) lebih sederhana dan lebih nyaman merupakan usaha terus menerus yang tidak boleh berhenti,” ujar Prof Ridwan yang juga guru besar termuda (usia 39 tahun menjadi guru besar) se-Kopertis VI Jateng.

(â–şKedaulatan Rakyat 18 Juli 2017, hal. 15)

Kategori: