100% Religius, 100% Nasionalis
Minggu, 2 Juli 2017 | 12:02 WIB

 

Untuk pertama kalinya sebagai Kepala Campus Ministry (Reksa Pastoral Kampus) Unika Soegijapranata Semarang, Romo Aloys Budi Purnomo Pr mengikuti Rapat Panitia PTMB (Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru) 2017 persiapan menyambut mahasiswa baru Unika Soegijapranata, Kamis (22/6).

Rapat yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr Augustina Sulastri SPs Psi berjalan lancar penuh canda namun tetap dalam keseriusan dan kesungguhan.

Rapat diawali dengan doa oleh Theodorus Sudimin, Ketua The Soegijapranata Institue. Selanjutnya Lastri mempersilakan Alvonsius Ponco HC SKom MM, Kepala Biro Administrasi Akademik Unika Soegijapranata untuk presentasi seputar registrasi online para mahasiswa baru dan rundown acara pembekalan mahasiswa baru.

Sesudah itu dilanjutkan dengan presentasi materi pembekalan mahasiswa baru yang bertema Transformasi Inspiratif oleh Dr Octavianus Digdo H SE MSi Akt.

Religion Time

Terkait dengan acara pembekalan mahasiswa baru Unika Soegijapranata ada hal yang unik dan menarik. Di antara berbagai kegiatan seputar pengenalan kampus, Unika Soegijapranata dan nilai-nilai ke-Soegijapranata-an terdapat sesi Religion Time.

Sesi ini merupakan bagian dari Reksa Pastoral Kampus (Campus Ministry) untuk mahasiswa baru dari sisi agama masing-masing. Memang benar dan begitulah realitasnya bahwa Universitas Soegijapranata adalah Universitas Katolik, kendati demikian, Unika Soegijapranata tetap menghormati setiap dan para mahasiswa sesuai dengan agamanya, sebagaimana diajarkan Konsili Vatikan II bahwa Gereja Katolik menghormati dan menghargai semua yang baik, benar dan suci dalam agama-agama lain.

Maka sambil memberikan kesaksian tentang iman Katolik yang inklusif, Gereja Katolik mendorong agar umatNya bekerjasama dan berdialog dengan semua umat beragama lain dalam hal moral, sosial dan kultural.

Itulah sebabnya, pada sesi Religion Time, para mahasiswa baru dikumpulkan sesuai dengan agama masing-masing untuk mendapatkan pembekalan rohani dari tokoh agama masing-masing. Yang beragama Islam dari tokoh Islam. Dalam hal ini, Romo Budi sebagai Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata sudah berkoordinasi dengan Gus Ubadillah Achmad yang juga dosen UIN Walisongo Semarang.

Demikian juga dengan yang beragama Hindu, Buddha, Konghucu, Katolik dan Kristen. Masing-masing akan mendapatkan pembekalan rohani dari tokoh agama yang bersangkutan.

100% Religius, 100% Nasionalis

Sesi Religiion Time pembekalan terpadu mahasiswa baru Unika Soegijapranata yang dibangun dalam suasana itu mengacu pada semangat Soegijapranata yang menjadi nama Unika satu-satunya di Jawa Tengah dengan Akreditasi A di bawah pelayanan Prof Dr Ir Y Budi Widianarko MSc.

Sebagai salah seorang Pahlawan Nasional dan Uskup Pertama Keuskupan Agung Semarang, Soegijapranata memiliki ajaran "100% Katolik, 100% Indonesia". Menurut Romo Aloys Budi, pada zaman sekarang ini dan dalam konteks Unika Soegijapranata, maka ajaran itu bisa dihayati siapa pun dan apa pun agamanya dengan prinsip "100 Religius, 100% Nasionalis". Itulah yang harus ditanamkan juga dalam rangka Campus Ministry di Unika Soegijapranata.

Rapat pun ditutup dengan doa dan berkat oleh Romo Budi.

(http://id.beritasatu.com)

Kategori: