Anak Agen Koran yang Jadi Guru Besar
Sabtu, 15 Juli 2017 | 12:53 WIB

SM 15_07_2017 anak agen koran yang jadi guru besar

Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Unika Soegijapranata, Prof Dr Ridwan Sanjaya SE SKom MS IEC, akan dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang Sistem Informasi, Senin (17/7). Ridwan menjadi Guru Besar yang tergolong muda usia, yakni 39 tahun. Dia Guru Besar ke-71 dari 10 ribu dosen yang berkarya di Jateng.

Surat Keputusan (SK) pengangkatan Guru Besar atau Profesor, sesuai SK Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 69176/A2.3/KP/2017 yang ditandatangani M Nasir. Dalam dunia pendidikan dan sistem informasi, nama Ridwan sudah tak asing lagi. Selain menjabat wakil rektor, dia dosen pengajar di Unika, peneliti, pengembang web, dan penulis buku teknologi Informasi.

Ridwan anak kedua dari 3 bersaudara pasangan (Alm) Gunadharma Halim dan Haryani Santoso asal Demak. Ayahnya, Gunadharma agen koran di Bintoro, Demak Kota. Lahir pada 17 Juli 1977, Ridwan menghabiskan masa kecil dan pendidikan SD hingga SMA di sana. Ia juga sering membantu ayahnya mengatarkan koran ke pembaca.

Setelah lulus SMA pada 1995, is menempuh pendidikan S1 manajemen di FE Undip. Ia juga mengambil studi Teknik Informatika di STMIK Stikubank pada 1996. Semasa kuiiah, Ridwan aktif daiam sosiaiisasi intemet melalui organisasi yang dibentuknya, yaitu Internet Club STMIK Stikubank. Bersama Onno W Purbo, tokoh dan pakar di bidang teknologi informasi, Ridwan menuiis buku Membuat Aplikasi WAP dengan PHP dan diundang berbicara pada Seminar Peluang Bisnis Melalui Internet Mobile oieh Stikubank dan Indosat Multimedia Mobile (I M3) pada 2001.

Konsultasi Internet
Aktivitas tersebut terus berlanjut pada 2002-2003 ketika dia bergabung ke Unika sebagai dosen dan Kepala Lab di Fakultas Ilmu Komputer. la juga aktif mengisi kolom Konsultasi Internet di Suara Merdeka.

"Dua tahun sebelum menjadi dosen di Unika, saya sempat kerja di perusahaan IT. Awalnya sebagai start up, web developer, dan instruktur komputer, kemudian kepala penjualan," kata Ridwan.

Pada 2005-2006, is menempuh program Master of Science in Internet and E-Commerce Technology di Assumtion University of Thailand, setelah itu kembali ke Unika menjadi Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer.

Setahun kemudian, menjadi dekan. Selanjutnya pada 2008, Ridwan melanjutkan studi doktoral di tempat sama. Namun selama studi di Thailand, Ridwan tetap aktif dalam dunia TI tanah air, baik melalui buku-bukunya, blog maupun artikel di media massa. la juga membentuk kelompok penulis Inspiring Writerhood yang membina penulis muda di bidang TI. Sampai saat ini, sudah ada 108 buku tentang komputer dan teknologi informasi yang telah ditulisnya.

Banyak bukunya yang menjadi best seller. "Ketika selesai studi doktor, saya diminta lagi ke Unika menjadi wakil rektor sampai sekarang," tambah Ridwan. Akhir Agustus, bapak dua anak ini akan menerima suksesi kepemimpinan sebagai Rektor Unika.

(â–ºSuara Merdeka 15 Juli 2017 hal. 22)

Kategori: