FUTSAL PUTRI RAMAIKAN SPORTACULAR 2017
Senin, 15 Mei 2017 | 12:45 WIB

Belum lama ini Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata mengadakan SPORTACULAR 2017. Sportacular itu sendiri memiliki kepanjangan “Sport And Art Competition in Psychology Soegijapranata Catholic University. Ya sesuai dengan kepanjangannya tersebut kompetisi ini mempertandingkan berbagai jenis cabang olahraga dan kesenian.

Salah satu cabang olah raga yang dipertandingkan dalam ajang sportacular ini adalah Futsal. Pertandingan futsal diselenggarakan mulai 27 April 2017 hingga 30 April 2017 dengan mempertandingkan peserta dari 32 SMA dan SMK se-Jawa Tengah. Pertandingan futsal dalam Sportacular 2017 ini sedikit unik karena peserta pertandingan tidak hanya kaum laki-laki namun kaum wanita juga terlibat dalam pertandingan futsal ini. Fransiskus Dhanang Ardyanto, Ketua Panitia Sportacular 2017, menjelaskan bahwa dengan adanya pertandingan futsal putri ini ia ingin merubah persepsi masyarakat bahwa futsal tidak selalu lekat dan khas dengan pertandingan para pria, namun juga bisa dilakukan oleh para kaum wanita dan ia tidak ingin ada perbedaan antara kaum pria dan wanita.

“Karena sekarang ini di Indonesia futsal putri sedang dikembangkan, nah kita juga gak mau membedakan antara putra dengan putri, jadi persepsinya futsal itu bukan cuma olahraganya para cowok” ujar Dhanang.

Pertandingan futsal yang digelar di Knight Stadium Semarang ini diawali dengan babak penyisihan yang berlangsung sejak 27 April 2017 hingga 29 April 2017. Dan puncaknya pada babak final yang digelar 30 April 2017. Babak final ini mempertandingkan dua kategori dari sekolah sekolah yang berbeda. Untuk kategori final futsal putri mempertandingkan SMK N 7 Semarang Vs SMA N 10 Semarang, sedangkan kategori final futsal putra mempertandingkan SMA N 14 Semarang Vs SMK Muhamadiyah Tiga Weleri.

Dari hasil pantauan di lapangan, pertandingan final futsal putri berlangsung menegangkan dan seru. Masing masing kubu memiliki peluang untuk mencetak gol namun masing masing kubu itu pula memiliki pertahanan wilayah yang sangat kuat untuk menghalau serangan dari lawannya. Hingga babak kedua berakhir hasil masih imbang dengan skor 0-0. Pada akhirnya panitia memutuskan untuk adanya adu pinalti untuk menentukan pemenangnya.

Dari hasil adu pinalti final putri tersebut, SMK N 7 Semarang tampil sebagai pemenang dengan skor 1-0 mengalahkan SMA  N 10 Semarang. Kemenangan SMK N 7 Semarang tersebut berkat tendangan gemilang dari nomor punggung 10 bernama firul. Dan otomatis SMK N 7 Semarang meraih predikat Juara 1.

Pertandingan final futsal putra pun juga tidak kalah serunya. Pada 5 menit pertama pertandingan babak ke-1 , SMA N 14 Semarang mampu mencetak 2 gol menjebol gawang SMK Muhamadiyah Tiga Weleri. Dan hingga babak ke-1 berakhir SMA N 14 Semarang konsisten menjaga pertahanan gawangnya sehingga menutup peluang SMK Muhamadiyah Tiga Weleri untuk mencetak gol. Sampai babak ke-1 berakhir hasilnya 2-0 dimenangkan SMA N 14 Semarang.

Memasuki babak kedua, SMA N 14 Semarang kembali mencetak 1 gol pada menit kesepuluh. Satu gol tersebut bertahan hingga babak kedua berakhir. Alhasil pertandingan futsal putra antara SMA N 14 Semarang Vs SMK Muhamadiyah Tiga Weleri berakhir dengan skor 3-0. SMA N 14 Semarang tampil sebagai Juara 1 dalam pertandingan final futsal putra.

Pola hidup sehat

Kegiatan Sportacular 2017 ini, khususnya pertandingan futsal sukses menarik minat siswa siswi SMA-SMK se-Jawa Tengah. Kesuksesan tersebut terbukti dari keantusiasan para calon peserta. Menjelang hari terakhir penutupan pendaftaran pesserta, masih banyak SMA-SMK yang mendaftarkan diri sehingga para panitia dengan terpaksa menolak beberapa calon peserta karena waktu pertandingan sudah dibagi sedemikian rupa. Tidak hanya itu saja, kesuksesan tersebut juga terlihat dari para suporter yang sangat bersemangat mengumandangkan yel-yel guna memberi semangat kepada tim kesayangannya.

Fransiskus Dhanang menjelaskan bahwa Sportacular 2017 ini memiliki beberapa tujuan positif. Salah satu tujuan yang terpenting adalah Fakultas Psikologi memberikan wadah bagi para kaum muda untuk menjalani pola hidup sehat. Pola hidup sehat tersebut dengan kegiatan kegiatan olaraga dan menjauhi obatan obatan terlarang.

“Dengan mengusung tema Passion The Reborn, kami ingin mengajak teman teman peserta agar lebih mengembangkan minat maupun hobi pada kegiatan-kegiatan yang dapat membawa manfaat positif dalam kehidupan dan menjadi salah satu sarana kaum muda untuk hidup sehat tanpa obat obatan terlarang” pungkas Dhanang. (Holy).

Kategori: ,