Darmasiswa Unika Presentasikan Program Internshipnya
Selasa, 30 Mei 2017 | 9:15 WIB

Aibar Meza sebagai salah satu peserta darmasiswa Unika Soegijapranata yang berasal dari Venezuela telah menyelesaikan program internship selama 3 bulan (Desember 2016 hingga Februari 2017) bertempat di Crowne Plaza Hotel. Program yang diikuti bersama dengan mahasiswa program Nutrisi dan Kuliner Fakultas Teknologi Pertanian ini dibimbing oleh Excecutive Chef Crowne Plaza Hotel, Chef Suwantha.

Dari program internship yang telah dilakukan, hasilnya dia paparkan dalam presentasi yang dilakukan pada Senin (22/5) bertempat di ruang Seminar, Gedung Albertus lantai 2.

“Saya ditempatkan di dapur dan bekerja bersama 70 hingga 80 orang dalam Hot Kitchen, Bakery, dan Chinese Kitchen serta ikut melayani pesanan dari restoran juga untuk keperluan pernikahan di Crowne Ballroomtutur Aibar. Selama bekerja di dapur, Aibar juga menjelaskan mengenai adanya persyaratan yang harus dipenuhi, seperti diharuskannya memakai sarung tangan; tidak boleh ada cat kuku; tidak boleh menggunakan kalung, gelang, cincin; dan bagi yang memiliki rambut panjang harus digulung atau ditata rapi supaya rambut tidak jatuh ke makanan.

Menurut Aibar, citarasa makanan Indonesia lebih mengarah pada manis dan pedas. Selain itu, penggorengan merupakan cara yang populer dalam mengolah makanan. Berbeda dengan citarasa Venezuela yang lebih mengarah rasa asin dan cara pengolahan makanan paling populer adalah perebusan.

Rendang Makanan Terlezat Di Dunia

Selama program internship, Aibar banyak mempelajari cara memasak beberapa makanan populer di Indonesia seperti nasi goreng, rendang, gado-gado, sate, dan soto.

Aibar juga memuji rendang sebagai makanan terlezat di dunia dan juga menyamakan gado-gado dengan salad versi Indonesia yang dicampur dengan beberapa macam sayuran, telur yang dicampur dengan saus kacang.

Selain pengalaman dalam dunia memasak, program internship memberikan pesan tersendiri bagi Aibar. “Saya melihat bahwa karyawan di Indonesia memiliki komitmen yang tinggi dengan perusahaannya karena saya melihat setiap harinya mereka bekerja selama 11 jam atau 12 jam hingga 13 jam per hari meskipun juga ada beberapa perusahaan yang tidak membayarkan biaya lembur. Selain itu para karyawan disana juga menunjukkan pertemanan yang kuat, begitupun dengan saya yang juga memiliki sahabat disana”ujar Aibar Meza.(Cal)

Kategori: ,