Belajar Kegigihan dari Pocahontas
Senin, 29 Mei 2017 | 8:57 WIB

Salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Universitas Katolik Soegijapranata yaitu Gratia Voice mengadakan drama musikal berjudul Pocahontas pada Sabtu (20/5) di lantai 3 Gedung Albertus Unika Soegijapranata. Acara ini dihadiri sebanyak 300 orang lebih yang hampir 80% nya merupakan masyarakat umum selain mahasiswa Unika. Drama musikal ini berlangsung 2 jam, dimulai dari pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB.

Drama musikal Pocahontas ini merupakan konser pertama Gratia Voice. Awalnya, Sendy dan teman-teman berencana untuk membuat suatu mini konser Gratia Voice dikarenakan minat masyarakat yang masih kurang untuk menyaksikan konser vokal grup. Tetapi, setelah berjalan beberapa waktu, mereka memberanikan diri untuk mengadakan konser, bukan sebuah mini konser.

Drama musikal ini sendiri merupakan hasil dari pertimbangan cukup panjang dari anggota Gratia Voice. Selaku ketua, Sendy awalnya memiliki 2 konsep untuk konser pertama mereka. Ia berencana membuat konser seperti acara The Sing Off dari luar negeri yang menampilkan lagu-lagu terkenal dengan aransemen beatbox atau membuat suatu drama musikal seperti Pocahontas. Ia bersama dengan anggota Gratia Voice akhirnya memilih untuk mengangkat cerita Disney Pocahontas sebagai drama musikal. Alasannya karena ceritanya yang sederhana, jarang diangkat menjadi drama musikal tetapi memiliki suatu nilai yang penting. Cerita Pocahontas berisi tentang perjuangan seorang wanita yang gigih membela rakyatnya hingga titik darah penghabisan agar tidak terjadi perang besar. Menurutnya, cerita ini cocok untuk melambangkan kegigihan yang dimiliki anggota Gratia Voice dalam berlatih mempersiapkan lomba atau melakukan pekerjaan menyanyi seperti yang mereka lakukan. Alasan lainnya Gratia Voice memilih Pocahontas sebagai judul drama musikal mereka adalah mereka ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa Gratia Voice sudah sangat full packaging, yaitu mampu membuat aransemen lagu, koreografi, formasi yang tidak sedikit, melakukan make up, hair do, dan wardrobe sendiri.

“Untuk persiapan konser sendiri mencapai 7 bulan, terhitung mulai dari bulan November 2016 hingga Mei 2017. Persiapan ini dimulai dengan opren recruitment bagi panitia, penentuan konsep, pembagian kerja, berlatih menyanyi, koreografi, dan formasi serta pelatihan dialog dan karakter,” ungkap Sendy.

Gratia Voice telah memikirkan untuk mengadakan konser drama musikal setiap 2 tahun sekali di Unika. Terakhir, sebagai penutup Sendy mengajak teman-teman mahasiswa dan calon mahasiswa baru yang ingin bergabung bersama Gratia Voice. Teman-teman bisa mempersiapkan diri dari sekarang dengan mulai berlatih menyanyi dan menyiapkan koreografi sederhana. Sendy meyakinkan bahwa selama ada kemauan, tekad, dan berani mencoba, maka tahap audisi tidak akan menjadi sulit. Untuk informasi lebih jelas terkait Gratia Voice, bisa dilihat di akun official instagram Gratia Voice di @gratiavoice. (SF)

Kategori: ,