UNIKA LEPAS 2 KARYAWAN PURNA TUGAS
Jumat, 21 April 2017 | 15:07 WIB

Unika Soegijapranata secara resmi melepas purnatugas karyawan yang telah mengabdi di Unika dengan sepenuh hati, karyawan yang purnatugas tersebut adalah Heribertus Kahono dan Aloysius Sunardi. Pelepasan karyawan purna tugas tersebut dilaksanakan pada Senin (10/4) bertempat di Ruang Hijau Gedung Mikael. Turut hadir dalam acara tersebut, Rektor Unika Soegijapranata beserta para wakil rektor dan kepala biro serta perwakilan Fakultas.

Ketua Paguyuban Pranata Asih, Ibu Yuliana Sri Wulandari dalam sambutannya berpesan kepada seluruh hadirin dalam acara pelepasan karyawan purnatugas maupun untuk karyawan purnatugas sendiri, supaya selalu menanamkan kebaikan dalam diri kita serta tidak menyimpan suatu kebencian dalam hati yang akan menimbulkan dendam yang meracuni diri sendiri.

Selain itu, Rektor Unika Soegijapranata, Prof. Ir. Budi Widianarko, M.Sc, juga memberikan sambutan dalam acara tersebut. Prof. Budi mengungkapkan apresiasi atas pengabdian Heribertus Kahono dan Aloysius Sunardi dalam berkarya di Unika Soegijapranata,

“Setiap pertemuan ada perpisahan, ada awal pasti ada akhirnya dan ada masanya mengawali karya serta ada waktunya untuk menyelesaikan dan mengakhiri karya tersebut. kami mengucapkan permohonan maaf apabila terdapat interaksi yang kurang sekaligus mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja yang diberikan bagi institusi pendidikan Unika Soegijapranata. Karya yang diberikan tentulah sangat berharga bagi kemajuan Unika sebagai institusi yang terus berkembang dan diharapkan awalnya menjadi ulat yang menggeliat pada akhirnya akan menjadi naga yang besar,”ujar Prof. Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Purnatugas Karyawan juga berkesempatan untuk mengungkapkan kesan dalam berkarya di Unika Soegijapranata,

“Unika memberikan kesempatan kepada saya dan pak Nardi untuk berkarya di Unika Soegijapranata, banyak hal yang bisa dijadikan kenangan manis yang pada akhinya bisa dikenang dan bisa menciptakan tali persaudaraan antar satu sama lain. Kami memohon maaf apabila selama berkarya dan melayani di Unika terdapat tutur kata atau perbuatan yang kurang berkenan,” sambut H. Kahono.  (Ign)

Kategori: ,