SEJENAK BERSAMA CHEF AIBAR DARI VENEZUELA
Rabu, 26 April 2017 | 14:21 WIB

Pada hari rabu,tepatnya tanggal 19 april 2017, salah seorang Darmasiswa dari Venezuela menunjukkan keahliannya dalam memasak Chicken Stew di lab kuliner FTP, Unika Soegijapranata. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung acara Monthly Gathering Darmasiswa yang difasilitasi oleh International Office (IO).

Aibar yang ke Indonesia untuk mengikuti program Indonesian Culinary & Tourism menjadi pusat perhatian dari kegiatan IO kali ini. Hal ini dikarenakan ia mulai memasak menu istimewanya dengan memotong tomat, kentang, dan bahan masakan yang lainnya untuk nantinya dicampur dengan potongan dadu ayamnya. Namun, tidak hanya Aibar saja yang hadir di dapur FTP yang sejenak menarik perhatian para peserta mahasiswa. Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Global Friends, juga memanfaatkan waktu kebersamaan siang itu dengan berbincang-bincang dengan 2 tamu mahasiswa asing yang sedang berkunjung di kampus untuk belajar tentang hal-hal yang dapat dipelajari dari FTP dalam membuat jamu. Orang asing yang dimaksud adaah Roos dan Luuk dari Belanda.Saat didatangi, Roos sedang mengupas kencur. Ia melakukan itu untuk membantu Luuk yang ingin membuat jamu dari kencur, sedangkan Roos sendiri ingin mencoba membuat wine dengan fasilitas lab kuliner yang ada di FTP.

Kembali kepada Aibar, ketika ditanya, ia mengatakan bahwa masakan Chicken Stew-nya adalah sebuah resep tradisional dari venezuela yang cukup populer. Dengan sudah mengenal beberapa rempah Indonesia, maka kali ini ia bereksperimen dengan menambahkan beberapa rempah-rempah khas Indonesia seperti kencur, kayu manis, pala dan kemiri.

Beberapa Global Friends yang hadir mendampingi dan membantu Aibar untuk mempercepat masakannya. Seandainya ia lakukan sendiri, sajian yang ia siapkan itu bisa memakai waktu sekitar 2 jam sendiri. Dr. Dra. Ekawati Marhaenny Dukut, M.Hum., yang adalah pemrakarsa kegiatan ini, ikut meramaikan acara dengan membuat salad ala Venezuela di meja yang lain. Dalam mempersiapkannya ia mengarahkan beberapa mahasiswa yang hadir untuk membantu memotong sawi hijau, bawang bombay, timun, dan tomat yang kemudian dicampurkannya dengan mustard, cuka, gula, garam, saus tomat, dan mrica sebagai saus pelengkap Chicken Stew Aibar. Para mahasiswa yang hadir puas dengan mendokumentasikan acara masak memasak ala Venezuela berlangsung dari jam 12.30 hingga 14.30, selain juga memanfaatkan waktu itu untuk mengfasihkan bahasa inggris mereka.

Sebagai puncak acara kegiatan adalah ketika semua yang hadir boleh makan hidangannya dengan lahap karena Aibar kemudian menambahkan bonus mie spaghetti sebagai pengganti dari nasi yang selama ini menjadi menu utama hidangan orang Indonesia. Sebelum mengakhiri acara, Dr. Ekawati mengajak lebih banyak mahasiswa untuk menjadi anggota Global Friends sehingga bulan depan ketika Darmasiswa lainnya, yaitu yang dari Madagaskar, Korea Selatan, Slovakia dan Amerika Serikat siap memamerkan keahlian masaknya dari negaranya itu, akan ada lebih banyak mahasiswa yang boleh menikmati menu bulanan dari mancanegara itu. (cvn-emd)

Kategori: