PT Paling Banyak Dipilih Mahasiswa Asing, Unika Soegijapranata Peringkat 3 Nasional
Kamis, 6 April 2017 | 9:13 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud) melalui Program Dharmasiswa setiap tahunnya memberikan 650 beasiswa kepada para mahasiswa asing. Seleksi beasiswa berdasarkan peminatan mahasiswa, selanjutnya oleh perguruan tinggi (PT) calon  penerima mahasiswa asing menyeleksi berdasarkan aspek akademik dan kemampuan adaptasi para mahasiswa asing.

“Dari 50 PT Indonesia yang bersedia menerima mahasiswa asing, Unika Soegijapranata menempati peringkat ke-3 sebagai PT paling banyak dipilih oleh calon mahasiswa asing. Mahasiswa asing yang belajar jamu sebagai salah satu varian pengobatan herbal Indonesia di FTP Unika Soegijapranata merasa tertarik karena jamu merupakan bagian dari budaya Indonesia dan dalam Program Dharmasiswa ini juga diperkenalkan 2 bidang ilmu yang yaitu Bahasa Indonesia dan Seni Budaya Indonesia. Dari 50 PT di Indonesia penerima mahasiswa asing Dharmasiswa, baru Unika Soegijapranata yang menawarkan pembelajaran tentang jamu kepada mahasiswa asing” ujar Musa Yosep, SIp, MAk dari Sekretariat Beasiswa Unggulan dan Dharmasiswa, Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI saat berkunjung ke Unika untuk melihat para mahasiswa asing di Laboratorium Kuliner Gedung Albertus Lantai 2 Unika yang belajar jamu di Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata, Senin (03/04/2017).

Kemdikbud, ujar Musa Yosep, berharap program Dharmasiswa ini selalu tumbuh dan berkembang sehingga dapat meningkatkan hubungan kerjasama yang semakin baik antar negara maupun antar perguruan tinggi. Sehingga dampak dari kerjasama ini akan meningkatkan kualitas dan meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat internasional.

“Untuk Program Dharmasiswa di Unika Soegijapranata tahun 2017 ini, berdasarkan catatan kami sudah 70 mahasiswa asing telah mendaftar dan lolos seleksi tahap I, selanjutnya kami serahkan kepada Unika Soegijapranata untuk menentukan berapa jumlah mahasiswa asing yang nanti disetujui. Hal ini menandakan ilmu mengenai jamu yang menjadi salah satu varian pengobatan herbal di  Indonesia cukup diminati sehingga dimungkinkan untuk ditindaklanjuti tidak hanya pada tahap pengenalan saja tetapi bisa juga pada tingkat akademik dalam studi lanjut S-2 maupun S-3 yang kami juga fasilitasi” tandas Musa Yosep. (►http://www.kampussemarang.com)

Kategori: