Psikologi Unika Bekali Mahasiswanya dengan Teknik Pendampingan Orang Sakit
Rabu, 26 April 2017 | 15:29 WIB

Selama ini masyarakat hanya mengetahui bahwa dunia Psikologi berkecimpung dalam bidang sosial, industri maupun pekerjaan sosial. Namun yang tidak disadari oleh masyarakat, layanan Psikologi bahkan sudah merambah ke bidang kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata yang bergerak di bidang Psikologi Kesehatan, Fakultas ini berusaha untuk mengunggulkan perilaku sehat dalam bidang layanan psikologi. Melalui mata kuliah pendampingan orang sakit, diharapkan mahasiswa mampu terampil dalam melayani pasien yang ada di Rumah Sakit.

Mata kuliah pendampingan orang sakit ini adalah mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa Fakultas Psikologi semester 4 dan mengharuskan mahasiswa terjun ke lapangan agar dapat memahami bagaimana memberikan pendampingan yang baik kepada pasien. Sebelum terjun praktek, mahasiswa dibekali terlebih dahulu dengan Kuliah Umum yang dilaksanakan di Theater Gedung Thomas Aquinas pada Sabtu lalu (22/4).

Dalam kesempatan ini, turut hadir Psikolog dari Rumah Sakit Tugu, Paula Budi Surjaningtyas, S.Psi, M.M, Psikolog, selain itu hadir pula Wisny Ayusmi, M.Psi, Psikolog yang telah bekerja di RS Pertamina Cilacap serta Vita Mahaswari dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia sebagai Narasumber. Kuliah umum ini juga dimoderatori oleh Indra Dwi Purnomo S.Psi, M.Psi. pejabat WD III Fakultas Psikologi Unika.

Dalam paparannya, Paula menjelaskan bahwa pekerjaan para psikolog di bidang kesehatan semakin banyak dibutuhkan. Menurutnya, pasien yang ada di rumah sakit sering kali merasakan kesulitan dalam memecahkan masalah psikologis karena mengalami ketegangan emosi,

“Maka dalam pendampingan terhadap pasien, kita harus mengobservasi terlebih dahulu agar dapat mengetahui intervensi yang dapat dilakukan untuk pasien tersebut. Selain itu, pengumpulan data dengan cara wawancara juga dapat membantu dalam menentukan jenis terapi yang baiknya harus dilakukan,”ulasnya.

Selain itu, Wisny juga menuturkan hal serupa bahwa dalam mendampingi pasien, kita harus memiliki pengetahuan tentang kondisi psikologis pasien secara umum, dapat peka terhadap kebutuhan pasien,

“Kita perlu tahu apa saja yang dibutuhkan oleh pasien ketika berada di rumah sakit. Tak cukup kebutuhan saja yang terpenuhi, namun perlindungan akan rasa aman dan merasa terlindungi dapat membuat pasien menjadi nyaman dan memercayai kita dalam pendampingannya. Berbagai teknik dapat digunakan dalam mendampingi pasien, namun harus disesuaikan dengan usianya agar efektif, “ungkapnya.

Selanjutnya Vita Mahaswari juga memberikan penjelasan mengenai bagaimana mendampingi pasien anak khususnya bagi pasien anak dengan kanker,

“YKAKI yang merupakan yayasan kanker bagi anak-anak juga difasilitasi untuk mendampingi orang tua serta anak yang mengalami kanker. Perlakuannya sama seperti yang ada di rumah, mereka dibebaskan untuk bermain, belajar dan bersosialisasi seperti layaknya anak yang sehat, namun juga dipantau kesehatan dan perkembangan dari pasien anak tersebut. membangun rapport untuk anak juga dilakukan secara perlahan karena anak tidak sama seperti orang dewasa, Jika orang dewasa sudah bisa melakukan adaptasi dengan baik, maka anak-anak belum mampu,”jelasnya. (Ign)

Kategori: ,