PAKAR ENERGI DARI POLANDIA – Kurangi Ketergantungan pada Energi Fosil
Senin, 20 Maret 2017 | 10:09 WIB

KR 18_03_2017 Kurangi Ketergantungan Pada Energi FosilPakar bidang energi (kelistrikan) asal Lodz University of Technology Polandia Dr Tomasz Andrzej Siewierski berpendapat, Indonesia perlu segera menempuh langkah-langkah strategis dan cepat dalam penggunaan energi baru terbarukan, guna mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil seperti minyak dan batubara.

Ia mencontohkan energi tenaga surya, angin, air dan lain-lain sangat berlimpah di Indonesia. Bila tidak segera, ada kemungkinan Indonesia bakalan mengalami krisis energi sejalan dengan semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat akan energi.

Hal tersebut disampaikan Dr Ibmasz Andrzej Siewierski pada kuliah umum tentang ‘New and Renewable Energy’ vang diselenggarakan Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Semarang, Kamis (16/3). Pembicara lainnya adalah Kaprodi Teknik Elektro Unika Dr Ir Budi Setiawan MT.

Menurut pakar energi Polandia itu, seperti halnya Polandia yang sangat tergantung (90 persen) sumber energinya dari bahan fosil (Polandia hanya punya batubara), Indonesia mengalami hal serupa terkait masalah energi yang selama ini masih tergantung pada sumber energi fosil seperti minyak, batubara dan lain-lain. Meskipun tidak mudah, Indonesia perlu segera siap dan beralih ke reaktor (sumber) energi yang lebih banyak menghasilkan energi (listrik), lebih efisien dan lebih ramah lingkungan seperti surya, angin dan lain-lain. Banyak negara di dunia, termasuk Polandia dan Indonesia, menghadapi tantangan yang sama terkait dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi yang bersih dan terjangkau harganya bagi masyarakat. (►Kedaulatan Rakyat 18 Maret 2017, hal 12)

Kategori: