KKN UNIKA MENJADI MITRA PEMERINTAH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN
Rabu, 1 Februari 2017 | 18:30 WIB

IMG_7276Program KKN merupakan salah satu kegiatan yang menjadi perhatian Unika Soegijapranata untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dibidang pengabdian kepada masyarakat. Setelah menjalani dinamika bersama penduduk di empat desa dalam kecamatan Gubug kabupaten Grobogan selama kurang lebih 10 hari pra survey dan 21 hari tinggal di desa, 109 Peserta KKN Periode Gasal 2016/2017 Unika Soegijapranata ditarik dari daerah tempat KKN. Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dimulai sejak tanggal 13 Januari lalu dan selesai pada tanggal 1 Februari 2017 dan secara simbolis dilepas oleh Camat Gubug, Drs. Teguh Harjokusumo, R.M.Si.

“Sejak Tahun 2012 sampai saat ini, kecamatan Gubug dipilih menjadi tempat KKN Unika. Kami merasakan efek positif dari KKN ini karena memberikan warna dalam masyarakat khususnya dalam pendekatan selama KKN berlangsung. Demikian juga kegiatan Interaktif yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan, baik jenjang PAUD, TK sampai SD. Tak hanya berhenti dalam pendidikan, dalam urusan pemerintahan pun mereka juga ikut aktif terlibat dalam membantu kami. Untuk program KKN tahun 2017 ini terkait dana hibah untuk pengentasan kemiskinan di empat desa di kecamatan Gubug menjadi bagian dari upaya penambah kegiatan infrastuktur yang ada di desa. Semoga melalui program KKN yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, kerjasama yang sudah terjalin dapat menjadi unsur perekat hubungan antara pemerintah kecamatan Gubug dengan Unika” demikian tanggapan Drs. Teguh saat ditanya tentang kegiatan KKN Unika Soegijapranata di kecamatan Gubug.

“KKN pada periode ini memiliki hal yang menarik, karena Program KKN Unika telah bekerja sama dengan Provinsi Jawa Tengah serta mendapat dana hibah sebesar Rp 100 juta untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan yang ada di 4 desa dalam kecamatan Gubug. Pemerintah Provinsi Jateng memberikan dana hibah kepada peserta KKN Unika untuk dimaksimalkan dalam program pembangunan di berbagai proyek infrastruktur. Program yang telah terlaksana adalah pembangunan tempat MCK untuk rumah ibadah di Desa Mlilir, pipanisasi di Desa Glapan agar masyarakat mudah untuk mengakses air bersih, pembangunan bak tower di Desa Genggangtani untuk mengairi area persawahan seluas 10 hektar dan perbaikan jalan desa di Penadaran sepanjang 200 meter agar lebih mudah diakses oleh masyarakat setempat,” jelas Kepala P3M (Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat) LPPM Unika Soegijapranata, Rudi Elyadi, S.E, M.M.

“Kami berusaha untuk memegang amanah dari pemprov Jateng dengan menyelesaikan program KKN ini, program yang berjalan tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan Februari dan rencananya setelah program selesai akan ada peninjauan langsung dari BAPPEDA Jawa Tengah,” ungkap Rudi. (Ign)

Kategori: ,