Dapat Akreditasi A, Unika Bertekad Perbaiki Internal
Senin, 6 Februari 2017 | 8:43 WIB
SM 03_02_2017 Dapat Akreditasi A, Unika Bertekad Perbaiki Internal

Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Y Budi Widianarko, Wakil Rektor II Bidang Keuangan Inneke Hantoro, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Lita Widyo Hastuti dan Wakil Rektor IV Bidang Kerja sama dan Pengembangan Ridwan Sanjaya, memperlihatkan publikasi akreditasi A dari BAN-PT di kampus setempat, Jumat (3/2)

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata memperoleh akreditasi “A” dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT). Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Y Budi Widianarko menyatakan, akan terus memperbaiki kekurangan yang ada di internal setelah diterimanya akreditasi tertinggi tersebut.

Untuk universitas swasta di Jawa Tengah, ini merupakan yang pertama dan berharap lebih banyak lagi universitas mendapat akreditasi ini. Dengan diraihnya akreditasi “A” tersebut ia berharap Jawa Tengah dan khususnya Kota Semarang menjadi simbol pendidikan tinggi di Indonesia.

“Tiga perguruan tinggi di Jawa Tengah sudah terakreditasi A, diantaranya Undip, Unnes dan Unika. Kami bangga dengan kepercayaan ini sekaligus merupakan tanggung jawab yang lebih berat dengan akreditasi ini,” kata Prof Budi di Kampus Unika Soegijapranata, Jumat (3/2).

Dengan tanggung jawab yang berat ini Unika Soegijapranata sudah melakukan antisipasi diantaranya, pertama dengan menurunkan daya tampung supaya beban terhadap lingkungan berkurang. Aktivitas perkuliahan sebagian akan dipindahkan ke kampus baru, diharapkan pada akhir 2017 sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama.

“Pengurangan daya tampung ini juga untuk menjaga marwah bobot perguruan tinggi dengan akreditasi “A,” tambahnya.

Kedua adalah melakukan rekrutmen dosen yang cukup agresif, saat ini Unika memiliki banyak dosen muda dibandingkan beberapa tahun lalu. Unika selama beberapa tahun belakangan merekrut dosen-dosen muda untuk kaderisasi.

“Kami juga ingin meningkatkan jumlah rasio doktor dari 30 persen menjadi 50 persen pada 2022, saat akreditasi ini dievaluasi,” jelas Prof Budi.

Selain itu juga pembukaan program-program studi baru yang saat ini sedang menunggu antrian di Jakarta antara lain, Progdi Kedokteran, Hubungan Internasional dan S3 Kepemimpinan Lingkungan. Ia berharap, dengan memberikan akreditasi “A” kepada Unika kepercayaan maka tiga Progdi yang diajukan diberikan ijin.

Sementara Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Dr Ridwan Sanjaya menyatakan, ada tujuh kriteria yang dinilai oleh BAN-PT. Pertama paling penting ditanya asesor yaitu visi, misi, tujuan, sasaran, strategi pencapaian universitas dari sebelumnya lalu ke depannya seperti apa.

Kedua adalah tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu. Lalu bagaimana proses dalam universitas dapat berjalan dengan baik dan transparan.

Ketiga ialah mahasiswa dan lulusan, aktivitas dan nilai, hibah yang didapat. Keempat sumber daya manusia. Kelima, kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik. Keenam, pembiayaan, sarana prasarana dan sistem informasi di Unika dan ketujuh, penelitian, pelayanan, pengabdian masyarakat dan kerja sama.
(http://berita.suaramerdeka.com)

Kategori: