Budi Ingin Tambah Dosen: Unika Soegijapranata Raih Akreditasi A
Senin, 6 Februari 2017 | 10:47 WIB

TRB 04_02_2017 Budi Ingin Tambah DosenUniversitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang berhasil meraih hasil A untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) No. 0384/SK/BAN-PT/ Akred/PT/I/2017. SK itu diterbitkan pada 26 Januari 2017 lalu.

Untuk terus memperkuat sisi akademik, Unika Soegijapranata Semarang akan melakukan penambahan dosen pada tahun ini. Hal itu disampaikan Budi Widianarko, Rektor universitas itu.

Meski demikian, menurut dia, dalam merekrut dosen pihaknya akan menerapkan tes yang tidak mudah, mulai dari tes psikotes hingga tes berbahasa Inggris. "Kare-na kami berharap semua dosen Unika dapat lancar berbahasa Inggris. Sece-patnya akan kami buka rekrutmen itu," katanya, ditemui di Dormitory Teresa Avila, Kampus Unika Soegijapranata Semarang, Jumat (3/2).

Budi menuturkan, saat ini Unika Soegijapranata telah memiliki sekitar 200 dosen tetap, dengan jumlah doktor sebanyak 30 persen dari jumlah dosen dan tenaga pengajar.

"Pada 5 tahun ke depan kami berharap jumlah doktor bisa mencapai 50 persen dari jumlah keseluruhan dosen yang mengajar," sambungnya.

Menanggapi raihan akreditasi itu, Budi mengaku senang. Pencapaian itu dinilai dapat menjadi simbol yang baik bagi perguruan tinggi lainnya untuk dapat meraih hal serupa.

"Karena kami menjadi satu di antara perguruan tinggi swasta yang berhasil meraih akreditasi A”, ungkapnya.

Menurut dia, pencapaian itu tidak terlepas dari beberapa faktor penunjang. Di antaranya perbaikan kesepakatan nilai-nilai dasar universitas, dan inovasi penggunaan teknologi yang semakin produktif. "Selain itu, lulusan kami mampu bersaing di pasar kerja," bebernya.

Budi mengungkapkan, pengurusan akreditasi itu membutuhkan waktu 1 tahun. “Pada 2013 kami meraih akreditasi B, lalu kami ajukan lagi, prosesnya kurang lebih satu tahun. Kini Unika bisa meraih akreditasi A," jelasnya.

la menambahkan, Unika Soegijapranata akan terus mempertahankan yang telah diraih. “Kalau perlu kami akan terus ningkatkan apa yang kami rasa masih bisa ditingkatkan," ungkapnya. (►Tribun Jateng 4 Februari 2017 hal. 9, 17)

Kategori: