Akademisi Merasa Prihatin Berita Hoax
Kamis, 9 Februari 2017 | 12:57 WIB

JTP 08_02_2017 Akademisi Merasa prihatin Berita Hoax
Kondisi bangsa Indonesia kini sedang dilanda kekusutan yang begitu akut. Kegaduhan demi kegaduhan semakin dipicu dan diperparah oleh media sosial dalam bentuk ujaran kebencian, hoax dan provokasi yang mencapai tingkat mengkhawatirkan.

Hal ini membuat para dosen muda dari UIN Walisongo tergerak untuk menggalang kepedulian kalangan akademisi dengan rnenggandeng Unika Soegijapranata. Nur Hasyim, Ketua Rombongan Dosen UIN Walisongo menyampaikan, kunjungan ini merupakan ekspresi kepedulian para dosen muda UIN Walisongo untuk bersama-sama menyuarakan pandangan komunitas akademik dalam menyikapi fenomena media sosial yang telah mengganggu kehidupan bermasyarakat.

"Maksud kunjungan ini adalah mengajak akademisi untuk bersama-sama terlibat dalam menyuarakan wacana altematif di tengah persoalan sosial politik negeri ini”, katanya sembari memperkenalan delapan dosen muda UIN Walisongo.

Rektor Unika Soegijapranata, Prof Budi Widianarko menyampaikan terima kasih dan terbuka untuk terlibat bersama dalam menyuarakan sikap universitas. Unika mendulang gerakan kebangsaan dalam bentuk diskusi-diskusi publik, pendampingan masyarakat, dan tulisan-tulisan di media massa.

"Keindonesiaan tidak boleh koyak, para pekerja kampus harus memerankan diri sebagai cendekiawan yang peduli pada persoalan yang tengah dihadapi masyarakat dan bangsa," lanjut Prof Budi didampingi Ketua LPPM Unika Prof Andreas Lako dan WR IV DR Ridwan Sanjaya. (►JATENG POS Rabu,8 Februari 2017 , hal. 4)

Kategori: