KKN Unika Entaskan Kemiskinan di Grobogan
Kamis, 19 Januari 2017 | 10:40 WIB

WWS 14_01_2017 KKN Unika Entaskan Kemiskinan di Grobogan

SEMARANG — Mengusung tema Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Pedesaan, sebanyak 109 mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Semarang, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan.

Selama 21 hari, hingga pertengahan Februari mendatang, mereka akan terbagi dalam 18 kelompok dan melaksanakan program di Desa Glapan, Mlilir, Genggangtani dan Penadaran. "Program KKN ini sejalan dengan program LPPM dalam mendukung program Pemprov Jateng, dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup. Kita harapkan penelitian dan pengabdian yang terkait dengan program ini, dapat menyentuh masyarakat miskin secara langsung," papar Kepala LPPM Unika Prof Dr Andreas Lako, disela pelepasan peserta di kampus Bendan Dhuwur Sema-rang, Kamis (12/1).

Disampaikan, pada kegiatan KKN periode ini, pihaknya mendapat dana hibah dari Pemprov Jateng sebesar Rp 100 juta. Dana tersebut akan difokuskan pada program-program infrastruktur, diantaranya pembangunan MCK di Desa Mlilir, pipanisasi di Desa Glapan, bak tower di Desa Genggangtani dan perbaikan jalan desa di Penadaran.

"Sementara dana dari universitas difokuskan pada program pemberdayaan masyarakat, seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, penguatan infrastruktur, pengembangan ekonomi kreatif, program pendidikan, dan pelestarian lingkungan," lanjutnya.

Kepala Pusat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat LPPM Unika Soegijapranata Ru-di Elyadi menambahkan, beragam proyek infrastruktur yang dilakukan mahasiswa untuk melengkapi fasilitas yang sudah ada. Dijelaskan, pemberdayaan masing-masing desa bisajadi tidak sama,karena disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan desa. "Sebelum tinggal di desa KKN, para mahasiswa sebelumnya sudah melakukan survei dan saat terjun sudah membawa rencana program," pungkas Rudi. ■(Wawasan Sabtu, 14 Januari 2017 hal. 11)

Kategori: