Unika Jadi Tuan Rumah Temu Perguruan Tinggi NUNI
Rabu, 21 Desember 2016 | 10:39 WIB

 

 

nuni-kronikTuntutan era global saat ini mahasiswa diharuskan memiliki wawasan yang luas dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan serta dapat membangun relasi antar sesama mahasiswa baik itu dalam satu fakultas, satu universitas maupun dengan yang berbeda almamater. Untuk itu, perguruan tinggi dituntut untuk mengembangkan pendidikan secepat perkembangan arus global dengan tidak meninggalkan ketiga aspek kemampuan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa. Tentunya, dalam memenuhi ketiga aspek tersebut setiap perguruan tinggi membutuhkan kerjasama antar sesama perguruan tinggi dalam level nasional sehingga saling meningkatkan pencetakan sumber daya yang lebih berkualitas dengan dibantu pengadaan berbagai penelitian menyangkut isu nasional saat ini.

Untuk itu, Unika Soegijapranata bersama dengan 20 universitas lain yang tersebar di seluruh Indonesia menyepakati bergabung dalam satu organisasi yang disebut NUNI (Nationwide University Network in Indonesia). Ke 21 universitas lainnya diantaranya : Universitas Andalas, Padang;  Universitas Atma Jaya Yogyakarta; Universitas Bina Nusantara; Universitas Brawijaya; Universitas Diponegoro; Universitas Hasanuddin Makassar; Universitas Islam Indonesia Yogyakarta;   Universitas Islam Sultan Agung Semarang; Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta; Universitas Kristen Maranatha Bandung; Universitas Kristen Petra Surabaya; Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga;  Universitas Muhamadiyah Malang; Universitas Padjadjaran; Universitas Parahyangan Bandung; Universitas Sanata Dharma Yogyakarta; Universitas Sebelas Maret Surakarta; Universitas Sumatera Utara; Universitas Udayana Bali; Universitas Surabaya.

NUNI sendiri dibentuk untuk meningkatkan kerjasama antar perguruan tinggi terutama dalam mobility research yang diadakan oleh tiap fakultas antar perguruan tinggi. Sebagai wujud meningkatkan mobility penelitian antar universitas, NUNI menggagas adanya pertukaran pelajar antar sesama perguruan tinggi sesama anggota NUNI.

Untuk itu dalam pembahasan mengenai gagasan tersebut, diadakan pertemuan antar perguruan tinggi sesama anggota NUNI  yang diadakan di Ruang Oval Gedung Albertus pada Kamis (15/12). Pertemuan ini membahas mengenai 4 aspek : melakukan curah gagas mengenai bentuk konkrit program pertukaran mahasiswa sehingga terjadi penyamaan persepsi mengenai Student Mobility Scheme; menyepakati bentuk pertukaran mahasiswa yang dilakukan bersama oleh perguruan tinggi sesama anggota NUNI; membuat program dan bentuk kegiatan yang lebih rinci mengenai program pertukaran mahasiswa; serta pembuatan buku pedoman.

Gagas Kegiatan Bersama Antar Anggota NUNI

Sebelumnya, telah dimunculkan berbagai rencana kegiatan dalam student exchange sesama anggota NUNI, demikian juga student conference NUNI, serta student camp NUNI. Dalam kegiatan student conference para mahasiswa dari tiap perguruan tinggi dapat saling berbagi hasil penelitian dalam bentuk proceeding ataupun publikasi dalam jurnal. Harapannya, student conference ini diadakan dalam taraf internasional dan terbagi menjadi plenary session dan platform presentation.

Adapun kegiatan lain yang menjadi bagian rencana adalah student camp NUNI, dalam kegiatan ini mahasiswa perwakilan dari tiap perguruan tinggi anggota NUNI akan saling bekerja sama dan dilibatkan dalam suatu proyek yang bertujuan untuk membangkitkan rasa empati dari tiap mahasiswa baik terhadap sesama mahasiswa maupun lingkungan. Kegiatan ini sesuai rencana akan diadakan pada libur semester sekitar Bulan Juni sampai dengan Juli. Kegiatan Student Exchange sendiri bukanlah kegiatan yang asing bagi tiap perguruan tinggi di Indonesia. Banyak dari perguruan tinggi di Indonesia yang telah mengadakan student exchange dengan universitas lainnya, baik dalam skala nasional maupun internasional. Dari hasil pertemuan antar delegasi anggota NUNI, diperoleh berbagai gagasan yang datang dari tiap universitas, antara lain  UII, UAJY dan USD membuat inisiatif mengenai pertukaran mahasiswa dalam bentuk kuliah di ketiga universitas. Ada juga UII yang membuat program ‘Jokotole = Jogja Kota Toleransi’, program ini merupakan program internal UII sendiri dimana terjadi pertukaran di level jurusan yang sama tanpa mengganggu sistem nilai masing-masing. Dalam rencana, program student exchange yang digagas oleh NUNI memuat ketentuan antara lain: penyelenggaraan tiap acara ditanggung oleh universitas yang ditunjuk menjadi tuan rumah acara; pengiriman mahasiswa delegasi tiap universitas anggota NUNI ditanggung oleh universitas asal; setiap perguruan tinggi wajib mengirim minimum 2 mahasiswa dan dimungkinkan untuk melibatkan mitra perguruan tinggi yang berada di luar negeri serta melibatkan international student. (Cal)

 

 

Kategori: ,