Karena Doa Sangat Membantu
Kamis, 15 Desember 2016 | 12:21 WIB

mauritiusMauritius Thursena, atau yang kerap disapa Moritz, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) program studi Manajemen Unggulan ini merupakan salah satu wisudawan terbaik dalam wisuda periode III tahun 2016, dengan judul skripsi ‘Perumusan Blue Ocean Strategy untuk Strategi Bersaing pada Pusat Perbelanjaan DP Mall Semarang’.

“Tentunya sangat senang dan merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria, karena saya selalu dipermudah dalam mengikuti perkuliahan hingga lulus menjadi wisudawan terbaik. Yang membuat saya sangat senang adalah saya bisa membuat bangga papa, mama dan opa oma saya, itu yang sangat penting ” ujar pria alumni SMA Sedes Sapientiae ini.

Pria kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1994 ini punya hobi di dunia otomotif serta suka mengamati perkembangan arsitektur.

Anak dari pasangan Halim Tjandraatmadja dan Maria Patricia Nureka ini memutuskan melanjutkan pendidikannya di Unika Soegijapranata karna mengikuti jejak kedua kakaknya yang juga lulusan dari Unika Soegijapranata.

“Unika merupakan universitas yang sangat bagus. Toleransinya sangat tinggi. Meskipun Universitas Katolik, tapi mahasiswanya sangat beragam baik itu suku, agama, budaya, maupun ras. Dan semua mahasiswanya sangat akur dan mudah berbaur satu sama lain.” ujarnya yang pernah meraih juara 1 lomba Integrated Marketing Manajemen Unggulan 2013 ini.

Tak heran jika wisudawan terbaik berhasil dia raih, karena selain aktif di dalam kelas, Mouritz juga aktif dalam beberapa kepanitiaan yang diadakan oleh fakultasnya. Berikut beberapa tips dari Mouritz agar kuliah menjadi menyenangkan dan mendapatkan feedback yang positif:

“Pertama, belajar disertai juga dengan doa. Selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam hal apapun dan kepada siapapun termasuk kepada Tuhan. Selalu menaruh harapan kepada Tuhan dan percaya jalan Tuhan, biarpun kadang bukan seperti yang kita inginkan, tapi itu pasti yang terbaik buat kita.

Kedua, saya selalu memperhatikan dan memahami pada saat dosen menerangkan ataupun pada saat teman presentasi, dan kalau ada yang bingung atau tidak mengerti langsung ditanyakan, kedua hal itu sangat penting sih menurut saya. Saya itu termasuk orang yang sering tanya di kelas, sampai semua teman sekelas dan beberapa dosen hafal kebiasaan saya hahaha. Tapi tidak apa, itu hak kita kok buat tanya apa yang kita tidak mengerti.

Ketiga, jangan anggap kuliah itu beban, karena sekalinya kita anggap kuliah itu beban, maka kita akan selalu merasa berat dan susah menjalaninya, dan kita akan menjadi malas. Selalu tanam dibenak kita bahwa kuliah itu suatu hal yang menyenangkan, dimana kita bersama teman – teman bisa mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan yang berguna buat masa depan kita. Terus juga yang harus ada di mindset kita adalah selain untuk menambah teman dan relasi, tujuan utama kita ini kuliah untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan untuk masa depan kita, jadi dapatkanlah ilmu dan pengetahuan itu.

Terakhir, jangan individualis atau sampai ansos (anti sosial) buat belajar terus menerus, komunikasi dan berkumpul sama teman – teman itu penting banget. Dan jangan lupa juga selalu berdoa, karena doa sangat membantu.” imbuh pria yang mempunyai MOTTO ‘Everything happens for a reason’ itu.

“Ora et Labora. Berdoa dan bekerja. Bekerja memang penting, tapi doa tidak kalah penting. Doa sangat besar kuasanya. Saya bisa seperti ini juga berkat doa. Work hard, play hard, pray hard. And  Thank you Unika Soegijapranata for being the part of my life! I will never regret studying at Unika Soegijapranata!” tutupnya. (adj)

Kategori: ,